Dark/Light Mode

Lewat Literasi, Kalangan Milenial dan Gen Z Diharap Tepis Berita Hoax Pemilu

Rabu, 13 Desember 2023 17:01 WIB
Lewat Literasi, Kalangan Milenial dan Gen Z Diharap Tepis Berita Hoax Pemilu

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah komunitas melakukan program kolaborasi bertajuk Tular Nalar yang diharapkan dapat memberi edukasi pada kaum millenial dalam menangkal hoax di Pemilu 2024.

Maraknya peredaran informasi hoaks dan mis informasi di tahun politik ini, kerap menjadi ancaman signifikan bagi demokrasi.

Ketua Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO), Septiaji Eko Nugroho, menjelaskan Tular Nalar merupakan program yang didedikasikan untuk memajukan literasi digital dan critical thinking dengan menggelar kelas Sekolah Kebangsaan dan Akademi Digital Lansia secara bersamaan di 16 wilayah.

Wilayah tersebut yakni Aceh, Medan, Bengkulu, Bandung, Purworejo, Magelang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Kalimantan Utara, Banjarmasin, Makassar, Manado, Lombok Utara, Maluku, dan Jayapura.

Baca juga : Jangan Anggap Enteng Peretasan Data Pemilih

"Program ini diinisiasi oleh MAFINDO dan didukung dengan Love Frankie sebagai mitra pelaksana ini bertujuan untuk memberdayakan first-time voters, pre-lansia, dan lansia di seluruh Indonesia," kata Septiaji.

Menurutnya, sistem pendidikan konvensional kurang menyediakan pembekalan yang cukup bagi pada pelajar, utamanya sebagai first-time voters dengan skill yang diperlukan untuk mengarungi dunia digital secara efektif, apalagi menjelang tahun politik 2024.

Tular Nalar, sebagai program yang berakar kuat pada prinsip-prinsip demokrasi, maju memberikan solusi dan mengisi kekosongan tersebut dengan metode pendekatan prebunking atau pengideraan.

"Yang secara proaktif menjadi vaksin untuk memperlambat penyebaran konten dan berita hoaks pra-pemilu, ujaran kebencian, dan mis informasi yang bermuatan kacau isi, kacau emosi, dan kacau diri,” imbuhnya.

Baca juga : Generasi Milenial Jangan Terprovokasi Hoaks Dan Black Campaign

Ditegaskan, Hoaks, harus menjadi musuh bersama bagi masyarakat pada umumnya dan terkhusus bagi generasi muda baik milenial maupun gen-Z saat ini.

Bukan tanpa alasan, pasalnya penyebaran hoaks yang begitu masif dapat berdampak sangat besar dalam kehidupan bermasyarakat, penyebaran ujaran kebencian, isu-isu sara, isu adu domba agama, RAS.

"Hoaks di tahun politik ini akan banyak beredar luas," kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unisba Tresna Wiwitan menegaskan, bahwa generasi milenial, gen-Z hingga generasi muda lainnya jangan sampai termakan oleh hoaks di tahun politik 2024.

Baca juga : Berbagai Bidang dan Profesi Siap Antisipasi Hoaks di Pemilu 2024

Generasi muda harus menjadi pilar dalam melawan hoaks saat ini, hal tersebut dapat terwujud dengan cara memberikan edukasi serta pemahaman yang continue kepada mereka.

Dengan adanya pemahaman yang berkelanjutan, diharapkan bahwa generasi penerus bangsa ini dapat berfikir cerdas dengan menyaring setiap informasi yang mereka dapat dan dapat mencerna serta memverifikasi kebenaran setiap informasi yang didapat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.