Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Sebar Isu Menteri Pro Capres No.1 Akan Mundur

Cuitan Fahri Hamzah Dibantah PKB-NasDem

Jumat, 15 Desember 2023 08:44 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gelora (Foto: Fitri/RM)
Wakil Ketua Umum Partai Gelora (Foto: Fitri/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah bikin heboh jagat politik nasional. Dia menyebar isu di Twitter (X) bahwa parpol pengusung Capres-Cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, akan menarik menteri-menterinya dari kabinet. Namun, PKB dan NasDem yang merupakan pengusung Anies dan sekarang ada di kabinet, langsung membantahnya.

Isu itu dicuitkan Fahri di akun X miliknya, @fahrihamzah, Kamis (14/12/2023) pagi. Mantan politisi PKS ini PKS mengaku mendengar kabar baik bagi demokrasi, bahwa Anies-Muhaimin akan mengumumkan seluruh partai pendukungnya mundur dari kabinet pekan ini.

"Katanya ini dalam rangka memantapkan posisi sebagai oposisi di Pemilu nanti," cuit Fahri, sambil menambahkan, info tersebut perlu ditanyakan kepada yang bersangkutan.

Cuitan tersebut langsung mendapat banyak tanggapan dari warganet. Sampai pukul 8.30 malam, cuitan tersebut sudah dikomentari 1.100 pengguna. Warganet menanggapi cuitan itu dengan beragam komentar. Ada yang percaya, ada juga yang penasaran. Tak sedikit yang menduga cuitan tersebut sebagai sindiran kepada kubu Capres-Cawapres nomor urut 1. 

Setelah itu, Fahri bikin semacam poling kepada follower-nya. Kata dia, menteri dari parpol pendukung Anies-Muhaimin harusnya bagaimana: tetap dalam kabinet atau mundur?

Baca juga : PP Soal Menteri-Wali Kota Nyapres Nggak Harus Mundur Jadi Polemik

Anies-Muhaimin diusung NasDem, PKB, dan PKS. NasDem dan PKB masih menempatkan kadernya di kabinet. Dari NasDem ada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. Sementara PKB ada Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Desa Abdul Halim Iskandar, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yahya. 

Tak puas dengan dua cuitan ini, sore harinya, Fahri muncul lagi. Kata dia, jika posisi NasDem dan PKB tidak jelas, maka tuduhan Pilpres ini hanyalah permainan elite untuk mengadu domba rakyat dan akhirnya mengambil untung dari pertengkaran rakyat adalah benar.

"Elite dituduh hanya bersandiwara yang tidak ada hubungannya dengan komitmen kepada keseriusan amanah," paparnya. 

NasDem dan PKB langsung bereaksi dengan kicauan Fahri tersebut. Waketum NasDem Ahmad Ali membantah dengan tegas. Kata dia, NasDem masih berkomitmen untuk mengawal pemerintahan Presiden Jokowi hingga akhir. "Kami akan menyelesaikan periode Pak Jokowi sampai tahun 2024," kata Ali. 

Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni mengaku heran kenapa Fahri menyebar isu menteri dari NasDem dan PKB akan mundur. Ia menduga, Fahri sengaja menyebar isu tersebut agar viral. 

Baca juga : Wamen LHK Pernah Dimarahin, Dicekik Hoax

Wakil Ketua Komisi III DPR lantas menyindir balik Fahri. Kata Sahroni, sikap dan tabiat Fahri yang dulu vokal, kini sudah berubah. 

"Dulu Om Fahri TOP banget, tapi sekarang kenapa Om? Kok beda amat," sindir Sahroni, di akun Instagram @ahmadsahroni88.

Ketua DPP PKB Daniel Johan juga menepis isu yang disebar Fahri tersebut. Kata dia, menteri-menteri dari PKB tak akan mundur dari kabinet. “Saya baru dengar (cuitan Fahri)," ucap Daniel.

Sementara, Anies menyatakan, pernyataan Fahri tersebut tak perlu ditanggapi. "Tanya ke dia saja. Nggak perlu ditanggapi," ujar Anies, saat ditanya wartawan, di Jambi, Kamis (14/12/2023).

Anies merasa tak level untuk meladeni isu yang disebar Fahri. "Suruh dia jawab sendiri. Menurut saya, nggak level untuk dijawab," ucapnya.

Baca juga : Hari Ini, Mentan SYL Temui Presiden Di Istana, Mengundurkan Diri?

Di dunia maya, warganet masih heboh. Ada yang menilai cuitan Fahri sudah nggak kelas lagi. "Menteri dari partai pengusung 01 itu adalah partai pengusung Jokowi 2019. Itu kan jatah mereka di tahun 2019," kicau @politiksehat.

Akun @aedjacobs menyarankan lebih baik Fahri fokus promosi Partai Gelora. Karena, nasib Gelora belum jelas. "Kasihan sudah sengit ujungnya Gelora nggak lolos parlemen," kicaunya.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka, edisi Jumat (15/12), dengan judul “Sebar Isu Menteri Pro Capres No.1 Akan Mundur, Cuitan Fahri Hamzah Dibantah PKB-NasDem”.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.