Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Supaya Pemilu Lancar Dan Legitimasinya Kuat
Jokowi Warning KPU
Minggu, 31 Desember 2023 08:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi berharap Pemilu 2024 berlangsung lancar dan hasilnya mendapat legitimasi kuat dari rakyat. Karena itu, Jokowi memberikan warning keras pada KPU. Jangan sampai ada kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan Pemilu karena bisa memicu konflik di masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional 2023, di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (30/12/2023). Acara tersebut digelar oleh KPU untuk memastikan kesiapan Pemilu 2024. Seluruh pejabat KPU RI pusat, KPUD tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, hadir dalam acara tersebut.
Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10 WIB dengan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih. Ikut mendampingi Menko Polhukam Mahfud MD, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua KPU Hasyim Asy’ari.
Baca juga : Sesama Kader Banteng, Ganjar Dinilai Suksesor Jokowi
Dalam pidatonya, Jokowi mengingatkan waktu pencoblosan Pemilu 2024 sudah semakin dekat. Tinggal 45 hari lagi. Karena itu, ia minta KPU dari tingkat provinsi dan daerah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
“Tidak ada kata yang lain, KPU dari pusat sampai daerah harus siap. Siap menjalankan pemilu yang jujur dan adil, yang dipercaya oleh rakyat,” kata Jokowi.
Mantan Walikota Solo itu meminta KPU menyiapkan semuanya dengan matang. Sebab, Pemilu 2024 sangat kompleks. Yakni melaksanakan secara serentak Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, kabupaten dan kota, dalam satu kali pencoblosan.
Baca juga : Ravindra: Jokowi Nyaman Dengan Warna Kuning
Selain itu, Pemilu 2024 juga melibatkan 204,8 juta pemilih yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, 83.771 desa. Pemilu juga melibatkan 18 parpol nasional, dan 6 partai lokal Aceh.
Eks Gubernur DKI Jakarta ini juga menekankan Pemilu 2024 merupakan perintah undang-undang. Sehingga pesta demokrasi ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Mulai dari tata kelola, kesiapan dan distribusi logistik.
“Kesiapan petugas juga harus baik, dan kesiapan sistem dan teknologinya juga harus baik. Jangan sampai ada yang tercecer satupun, semuanya harus baik. Tidak boleh ada yang salah termasuk hal teknis,” kata Jokowi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya