Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jokowi: Jangan Teriak-Teriak Curang, Kalau Ada Bukti, Bawa Ke Bawaslu, Ke MK
Kamis, 15 Februari 2024 16:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi angkat bicara soal dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Dengan tegas Jokowi mengatakan, jika ditemukan kecurangan dalam pemilu, semua pihak bisa membawa buktinya ke Bawaslu hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Saya kira sudah diatur semuanya. Jadi, janganlah teriak-teriak curang. Ada bukti, langsung bawa ke Bawaslu, ada bukti bawa ke MK,” tegas Jokowi dalam
Menurutnya, Pemilu di Indonesia telah memiliki mekanisme pengawasan yang berlapis. Di setiap tempat pemungutan suara (TPS), telah ada saksi dan perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat yang bertugas.
Baca juga : Jokowi Bicara Pilpres, Kalau Ada Kecurangan Laporkan ke Bawaslu
"Mengenai kecurangan, caleg itu ada saksi di TPS, partai ada saksi di TPS. Capres, cawapres, kandidat ada saksi di TPS. Di TPS ada Bawaslu, aparat juga ada di sana, terbuka untuk diambil gambarnya," papar Jokowi.
"Saya kira, pengawasan yang berlapis-lapis seperti ini akan menghilangkan adanya kecurangan,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Indonesia telah menggelar Pemilu 2024 pada Rabu (14/2/2024). Pesta demokrasi tersebut digelar untuk memilih calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), calon legislatif (caleg) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten/kota, serta calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.
Baca juga : Di Hajatan Rakyat Bandung, Kaka Slank Ajak Megawati Joget
Hasil hitung cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei mengunggulkan Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pilpres 2024 satu putaran. Angka rata-ratanya di atas 50 persen.
Populi Center, misalnya. Dengan data masuk 99,76 persen pada Rabu (15/2/2024) pukul 16.04 WIB, lembaga riset tersebut mengunggulkan Prabowo-Gibran dengan angka 59,08 persen. Jauh meninggalkan Anies-Muhaimin 25,13 persen dan Ganjar-Mahfud 15,79 persen.
Sementara Indikator Politik Indonesia yang telah menyerap 99 persen data hingga Rabu (15/2/2024) pukul 14.20 WIB menyatakan, Prabowo-Gibran unggul dengan angka 58,02 persen. Anies-Muhaimin 25,36 persen. Ganjar-Mahfud 16,62 persen.
Baca juga : Semua Teriak Curang, Semua Teriak Menang
Sedangkan Charta Politika, dengan data masuk 98,40 persen pada Rabu (15/2/2024) pukul 16.05 WIB, mengumumkan keunggulan 57,79 persen untuk Prabowo-Gibran. Anies-Muhaimin 25,70 persen. Ganjar-Mahfud 16,50 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya