Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ubah Jurus Pemenangan

Golkar Memilih Jagokan Airin Jadi Cagub Banten

Kamis, 21 Juli 2022 07:45 WIB
Mantan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany. (Foto: Istimewa)
Mantan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Banten melakukan manuver tajam terkait pengusungan calon pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Partai berlambang Pohon Beringin  itu, akan menurunkan mantan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany sebagai Calon Gubernur (Cagub) Banten di Pilkada mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan, pihaknya menerima banyak aspirasi dari kader Golkar, terkait calon pada Pilkada mendatang. Di antaranya, urai dia, DPD Partai Golkar Provinsi Banten diminta mengusung Airin sebagai Cagub Banten, dan mantan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy sebagai calon Bupati Kabupaten Serang.

“Aspirasi dari kader Partai Golkar, harus kami pertimbangkan dan respons dengan baik. DPD Partai Golkar menerima aspirasi tersebut dengan pertimbangan yang kuat, karena kami harus memastikan kemenangan pada Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilu Presiden (Pilpres), dan Pilkada mendatang,” ujar Tatu kepada wartawan, kemarin.

Berita Terkait : KPK Dalami Aktivitas Keuangan PT Prolindi Cipta Nusantara

Lebih lanjut, ia menguraikan, Pilkada 2024 ditentukan oleh tiga hal, yakni figur, hasil Pileg, dan gelaran pesta demokrasi yang dilakukan secara serentak. Karenanya, lanjut dia, Partai Golkar ingin memasang figur yang memiliki kekuatan besar di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi, agar dapat memenangkan seluruh kontestasi tersebut.

“Kekuatan figur yang diusung, akan memastikan kemenangan kami dalam kontestasi Pilkada yang akan digelar secara serentak. Salah satunya, mantan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy yang secara generatif telah menjadi calon kuat di Kabupten Serang,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya akan menggunakan strategi piramida dalam kontestasi Pilkada mendatang. “Maksudnya, kami kuatkan dulu calon-calon di tingkat kabupaten dan kota, kami menata calon bupati dan calon walikota, agar memudahkan pengusungan calon dipuncaknya, yakni gubernur,” urai dia.

Berita Terkait : Wasekjen Berkarya Bersihkan Masjid Usai Potong Kurban

Tatu menambahkan, pada kontestasi demokrasi Tahun 2024, Partai Golkar tidak berpikir tentang kemenangan parsial. Menurut dia, pihaknya akan bekerja keras untuk memastikan kemenangan sempurna alias menang di semua tingkatan.

“Sukses Pileg, sukses Pilpres, dan sukses Pilkada. Itu amanah kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Jadi, kami akan memotret peta kemenangan yang utuh se-Banten,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Bahrul Ulum mengatakan, pihaknya tengah fokus untuk mengadapi dan mencapai target 20 persen suara di seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten. Karenanya, Partai Golkar belum mengarah pada nama atau figur yang akan diusung pada Pilkada 2024 nanti.

Berita Terkait : Cek Pasar Peterongan, Jokowi Dengar Keluhan Pedagang Soal Harga Cabai

“Kami belum memutuskan nama bakal calon kepala daerah. Siapapun yang diputuskan partai, seluruh kader harus sami’na wa atho’na (patuh dan taat), karena keputusan tersebut didasarkan pada sejumlah pertimbangan, serta mekanisme yang ada dan berlaku,” ujar Bahrul kepada wartawan, pekan lalu. ■