Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pilkada Bangka Belitung 2024

Pj Gubernur Masuk Radar Partai Banteng

Kamis, 22 September 2022 07:45 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya. (Foto: Istimewa)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengungkapkan, nama Pejabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaludin masuk radar partainya.

Pihaknya menyiapkan bakal Calon Gubernur (Cagub) dari kalangan internal dan eksternal untuk diusung pada Pemilu kepala Daerah (Pilkada) 2024 nanti.

“Semua kita lirik, baik Mulkan, Rudianto Tjen Molen, Rustam Effendi, termasuk saya. Bahkan, Pj Gubernur Ridwan Djamaluddin, dan sejumlah bakal calon lain juga kami lirik,” ujar Didit kepada wartawan, kemarin.

Saat ini, sambung dia, PDI Perjuangan baru sebatas melirik tokoh-tokoh yang berpotensi menjadi Cagub Bangka Belitung. Menurutnya, pihaknya belum mengarah pada personal atau pribadi, yang akan diusung pada kontestasi demokrasi mendatang.

Berita Terkait : Riza Bisa Gandeng Gibran

“Kami masih mempersiapkan perangkat administrasinya, agar memenuhi syarat mencalonkan diri. Soal pencalonan, itu domain Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Berdasar mekanisme partai, pengusungan calon gubernur keluar DPP, sementara DPD hanya mengusulkan minimal dua calon,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, semua tokoh politik asal Bangka Belitung memiliki potensi yang sama untuk bersaing menjadi calon gubernur. Jadi, bukan hanya sosok Erzaldi Rosman atau Hidayat Arsani saja.

“Saya rasa semua bakal calon masih punya potensi. Tapi, permasalahan ini kan masih dua tahun lagi, sehingga belum bisa memetakan secara person,” tegasnya.

Didit menambahkan, pihaknya sedang fokus untuk melakukan konsolidasi dengan internal partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga dusun. karenanya, lanjut dia, PDI Perjuangan belum melirik, calon gubernur atau wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta calon wali kota dan wakilnya.

Berita Terkait : Formappi Jagokan Bahtiar Jadi Pj Gubernur DKI, Ini Alasannya

“Sekarang, kami konsentrasi melakukan konsolidasi internal dulu. Kami terus melakukan kroscek terhadap pengurus-pengurus PDI Perjuangan hingga tingkat desa dan dusun,” jelas mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung ini.

Terpisah, Pj Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin enggan mengomentari secara gamblang soal wacana pencalonan dirinya pada kontestasi demokrasi Tahun 2024 nanti. ia mengatakan, tidak ingin bermindset atau memiliki pola pikir politik praktis.

“Saya mindset-nya bukan politik praktis, tapi politik bernegara. Jadi, kompetisinya ke luar, bukan kompetisi kasak kusuk di dalam. Jadi jelas, kalau kita mau maju,” ucap dia.

Pj yang telah puluhan tahun telah mengabdi sebagai birokrat ini pun menegaskan, lebih tertarik untuk berkompetisi di luar negeri mewakili negara ketimbang di dalam negeri.

Berita Terkait : Ketua DPRD DKI Resmi Serahkan Tiga Nama Calon Pj Gubernur Ke Kemendagri

“kompetisinya ke luar, misal saya diminta mewakili negara ini untuk dapat bersaing dengan negara lain, bukan hanya di dalam,” tegasnya. ■