Dark/Light Mode

Prioritaskan Tokoh Perempuan Di Pilwalkot Bogor

PKS Bakal Duetkan Atang-Rena

Minggu, 18 Agustus 2024 07:20 WIB
Atang Trisnanto dan Rena Da Frina. (Foto: Istimewa)
Atang Trisnanto dan Rena Da Frina. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Hasilnya, jika pemilu Kota Bogor dilaksanakan hari ini, ada sekitar 20,2 persen responden menyatakan memilih Dedie Rachim. Disusul dr. Rayendra 18,1 persen, dan Rena Da Frina 17,7 persen. Berikutnya Sendi Ferdiansyah 12 persen, Atang Trisnanto 9,1 persen, Rusli Prihatevy 7,9 persen, Jenal Mutaqin 2,7 persen, Dadang Iskandar Danubrata 0,7 persen, dan yang menyatakan tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 11,6 persen.

Akan tetapi, jika dilakukan simulasi terhadap jumlah kan­didat, perolehan elektabilitas Dedie Rachim tidak signifikan. Puspoll Indonesia menemukan, jika simulasi dilakukan terhadap 6 calon, elektabilitas mantan Wakil Wali Kota Bogor ini hanya bertambah 24,6 persen, Rayendra 22,8 persen, Rena 20,5 persen, Sendi 11,6 persen, Atang Trisnanto 11,0 persen, Jenal Mutaqin 5,2 persen dan tidak tahu/tidak jawab 4,3 persen.

Namun jika simulasi dilaku­kan terhadap 4 calon, Dedie 25,5 persen, Rayendra 23,9 persen, Rena 22,3 persen, Atang Trisnanto 18,6 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 9,6 persen.

Baca juga : RAPBN Tahun 2025, Wujudkan Ekonomi Berkualitas

“Ya kalau kita lihat Pak Didie ini kan stagnan yak. Karena mungkin masyarakat belum bisa memutuskan,” kata peneliti Puspoll Indonesia, Lukmanul Hakim kepada Rakyat Merdeka, belum lama ini.

Lukmanul mengatakan, Pilkada Kota Bogor masih sangat dinamis. Apalagi dari survei itu, baru sekitar 50-an persen dari responden yang mengaku bahwa pilihan mereka sudah mantap untuk kandidat pilihannya. Sementara masih ada sekitar 30-an persen pemilih yang belum menyatakan memilih, alias swing voters (pemilih mengambang).

Terpisah, Founder of Cita yang juga aktivis HMI Kota Bogor Yoga Prasetia meyakini, Rena Da Frina bisa memberi kejutan pada Pilkada Bogor. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari sosok Rina yang memang sangat terkenal di kalangan masyarakat Kota Bogor utamanya kaum hawa.

Baca juga : IKN Siap Jadi Pusat Perekonomian Baru

Yoga mengatakan, ada be­berapa hal yang ketokohan Rena menarik bagi masyarakat Kota Bogor. Pertama, dia merupakan bakal calon Wali Kota yang cukup berani mendeklarasikan diri jauh setelah bakal calon lainnya, dan deklarasi ini cukup menggemparkan karena jumlah warga yang hadir dalam deklarasitersebut lebih dari tiga ribu orang. Kedua, rekam jejak dan kinerja Rena di pemerintahan berpeluang merebut sejarah kepemimpinan Kota Bogor yang sebelumnya belum pernah ada Wali Kota berlatar perempuan.

“Disamping urusan pemilu, hadirnya Rena di publik cukup untuk menginspirasi perempuan di Kota Bogor. Jika tidak ber­lebihan bisa kita katakan kalau di Jepara ada RA Kartini dan di Bandung ada Dewi Sartika, maka di Bogor ada Rena da Frina,” sebutnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 18 Agustus 2024 dengan judul Prioritaskan Tokoh Perempuan Di Pilwalkot Bogor, PKS Bakal Duetkan Atang-Rena

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.