Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Ada Banyak Pasangan Calon
Partisipasi Pemilih Di Pilkada Kota Cilegon Tembus 73 Persen
Kamis, 17 Desember 2020 09:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai, tingkat partisipasi pemilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon 2020 tinggi, karena banyaknya calon. Partisipasi pemilih tembus 73 persen.
“Calonnya banyak. Pasangannya empat. Ini kompetitif. Kita juga bisa mengira-ngira partisipasinya lumayan tinggi. Mungkin adanya calon yang kompetitif sehingga berimbasdengan partisipasi tinggi,” kata Komisioner Bawaslu pusat, Mochammad Afifuddin kepada wartawan di Cilegon, kemarin.
Baca juga : Program Permodalan UMKM Pertamina Tembus Rp 3,5 Triliun
Partisipasi pemilih mencapai 73 persen, hanya kurang 2 persen yang ditargetkan KPU Kota Cilegon 75 persen. Atas capaiannya itu, Bawaslu memberikan apresiasi kepada seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada Kota Cilegon tahun ini.
Sejauh ini, berdasarkan pantauan Bawaslu, tidak ada hal-hal rawan yang menonjol selama proses pemilihan berlangsung. “Tadi saya diskusi. Kalaupun ada, sifatnya masih informasi awal, belum diperiksa dan lain-lain. Intinya, nggak ada kejadian yang sangat menonjol,” ujarnya.
Baca juga : Di Tengah Wabah, Partisipasi Pilkada Tabanan Meroket 80,07 Persen
Padahal, lanjut Afifuddin, Cilegon masuk kategori daerah rawan versi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang pernah dirilis Bawaslu.
“Berarti yang kita harapkan sebagai kacamata pencegahan maksimal dilakukan dan prosesnya berjalan lancar,” tuturnya.
Baca juga : KPU Makassar: Pasangan Danny-Fatma Menang di Pilkada Makassar
Wali Kota Cilegon Edi Ariadi sebelumnya menyebut, tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada Kota Cilegon 2020 mencapai 73 persen. Angka itu disebut lebih tinggi dibanding pilkada sebelumnya.
Dia mengaku puas atas angka partisipasi tersebut. Juga karena proses pemilihan yang aman dan lancar. “Sepanjang sudah menjadi keputusan, saya sebagai kepala daerah tentu menerima hasilnya dan sebagainya” kata Edi. [EDY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya