Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Di Tengah Wabah, Partisipasi Pilkada Tabanan Meroket 80,07 Persen
Selasa, 15 Desember 2020 23:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski di tengah pandemi Covid-19, tingkat partisipasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mencapai 80,07 persen. Angka ini meningkat ketimbang capaian Pilkada 2015 sebesar 77 persen.
Hal ini diungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan, Bali, I Putu Weda Subawa, di Tabanan, Selasa (15/12/2020).
Baca juga : Menko Mahfud: Partisipasi Meningkat, Pilkada Tanpa Klaster Covid-19
Menurut Gede, meningkatnya jumlah partisipasi pemilih pada tahun ini tidak terlepas dari keberhasilan sosialisasi pilkada serentak melalui media sosial. Lewat pengumunan di medsos, pihaknya meyakinkan peserta untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena TPS sudah aman, dilengkapi oleh alat pelindung diri (APD), baik petugas penyelengara maupun pemilih.
Untuk perhelatan pilkada di Kabupaten Tabanan, pihaknya tidak menerima laporan mengenai adanya pelanggaran protokol kesehatan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, 9 Desember lalu.
Baca juga : Partisipasi Pemilih Pilkada Cuma 50%
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan diikuti pasangan Komang Gede Sanjaya-I Made Edi Wirawan yang diusung oleh PDIP dan Gerindra. Lawannya, pasangan Anak Agung Ngurah Panji Astika-Dewa Nyoman Budiasa yang diusung oleh Partai Golkar, Hanura, dan Demokrat. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya