Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Banyak Tantangan Mengajar Di Masa Pandemi Covid, Pendidik Tetap Termotivasi
Rabu, 25 November 2020 20:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 memberikan tantangan tersendiri, baik bagi pendidik maupun bagi peserta didiknya.
Pandemi menghilangkan proses pembelajaran tatap muka, dan menggantikannya dengan proses pembelajaran jarak jauh (daring).
Baca juga : Bijak Bersosmed Dan Lawan Hoax di Masa Pandemi Covid-19
Adaptasi baru ini membuat para tenaga pendidik harus berjuang ekstra keras, untuk bisa menyampaikan materi pembelajaran. Sehingga, para muridnya bisa menyerap materi pembelajaran dengan maksimal.
Tantangan berat dihadapi oleh Deswita Supriyatni, Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi STKIP Pasundan, Cimahi, Jawa Barat. Menurutnya, semasa pandemi, penyampaian materi pembelajaran cenderung tidak optimal.
Baca juga : Ringankan Beban Masyarakat Di Masa Pandemi, Appi-Rahman Gagas Penghapusan Sejumlah Pajak
"Karena biasanya, materi yang saya sampaikan identik dengan tatap muka dan praktik. Sekarang, mau tidak mau, harus melalui teknologi media atau tatap muka secara virtual. Hambatannya ada ketika para mahasiswa yang ada di daerah, tidak bisa menyimak maksimal. Karena terjadi gangguan koneksi internet," ujar Deswita dalam acara Dialog Produktif menyambut Hari Guru Nasional dengan tema “Mendukung Para Pendidik Tetap Berkarya” yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (25/11).
Hal serupa juga disampaikan Arya Wiratman, Guru SDS Islam Ibnu Hajar Cipayung, Jakarta Timur.
Baca juga : Mantap! Meski Pandemi, Purwakarta Terus Genjot Ekonomi Kreatif
“Kondisi pandemi saat ini dengan pembelajaran jarak jauh baik secara virtual dan video pembelajaran, sangat monoton. Meski begitu kami tetap berusaha mengemas pembelajaran mirip seperti saat tatap muka di kelas”, terangnya.
Oleh karena itulah, tenaga pendidik dituntut untuk melakukan terobosan dan kreatif dalam menjalankan proses pembelajaran jarak jauh ini. Kemudian untuk mendukung semua itu, pemerintah telah berupaya hadir melalui beberapa program yakni, Bantuan Kuota Data Internet bagi tenaga pendidik dan peserta didik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya