Dewan Pers

Dark/Light Mode

DPD Apresiasi Sistem Digitalisasi Rumah Sakit Di Jateng

Rabu, 17 Nopember 2021 16:41 WIB
Ketua Komite III DPD Sylviana Murni. (Foto: Ist)
Ketua Komite III DPD Sylviana Murni. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komite III DPD mengapresiasi sistem digitalisasi rumah sakit di Jawa Tengah. Menurut mereka, sistem digitalisasi rumah sakit ini sangat membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima.

Hal itu disampaikan Ketua Komite III DPD RI, Sylviana Murni saat memimpin anggota DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Senin (15/11). Menurut Sylviana, kedatangan mereka untuk melakukan pengawasan terkait layanan rumah sakit di Jateng.

"Kami datang untuk menanyakan pengelolaan rumah sakit di Jateng bagaimana. Apakah sistem digitalisasi sudah berjalan. Dan ternyata, sistem digitalisasi rumah sakit di Jateng sudah berjalan dan manajemen kesehatan di Jateng sudah baik,” katanya, dalam siaran pers, Rabu (17/11).

Berita Terkait : Wapres Soroti Vaksinasi Rendah Di Aceh

Sistem digitalisasi rumah sakit dinilai sangat penting untuk memberikan kemudahan pada masyarakat. Mereka yang akan berobat, tidak perlu repot dan kebingungan mengakses fasilitas kesehatan yang ada.

"Misalnya kalau ada tempat tidur kosong, mereka tahu di mana. Dokter yang praktek siapa, rujukannya ke mana, bagaimana BPJS nya. Semua informasi itu sudah terekam dengan baik di sini," jelasnya.

Kunjungan itu sekaligus menjadi cara perbandingan dengan daerah lain. Sebab, Komite III DPD RI berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

Berita Terkait : Transformasi Digital Harus Kedepankan Semangat Omnibus Law

"Jadi teman-teman ini akan membawa ke masing-masing dapilnya. Kalau ada hal-hal yang baik di Jateng ini, pasti akan kami bawa ke daerah kita masing-masing," terangnya.

Selain soal pengawasan layanan rumah sakit, Sylviana juga mengatakan, kedatangan mereka untuk meninjau terkait layanan vaksinasi.

Dirinya mengatakan, akan berkoordinasi langsung dengan Kementerian Kesehatan terkait capaian vaksinasi di Jateng yang baru 60 persen.

Berita Terkait : Senator Jakarta Apresiasi Digitalisasi Rumah Sakit Jateng

“Tentu kami akan tanyakan ke Kemenkes, kenapa vaksinasi di Jateng masih belum selesai. Padahal untuk beberapa kota di Jateng, sudah beberapa yang mencapai 100 persen. Akan kami tindaklanjuti nanti ke pusat," tandasnya.
 Selanjutnya