Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Kisruh Pergantian Wakil Ketua MPR

Pimpinan DPD Diminta Bertanggungjawab

Selasa, 13 September 2022 19:22 WIB
Fadel Muhammad. (Foto: Ist)
Fadel Muhammad. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Angelo Wake Kako meminta Pimpinan DPD bertanggung jawab atas kisruh dalam pergantian Wakil Ketua MPR dari unsur senator. Soalnya, pergantian itu membuat marwah DPD dipandang sinis oleh masyarakat.

"Jangan sampai energi kita dihabiskan ke isu yang tidak substantif seperti pergantian Wakil Ketua MPR," tegas Angelo di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (13/9).

Angelo menekankan, tugas terbesar pimpinan dan seluruh Anggota DPD adalah penguatan terhadap kelembagaan perwakilan daerah yang selama ini kurang kuat dalam menjalankan kewenangannya.

Baca juga : Pengamat: Kepemimpinan Politik Airlangga Beri Ruang Lebih Besar Untuk Anak Muda

Ia pun meminta kepada seluruh pimpinan DPD yang berjumlah empat orang agar solid dan memutuskan sesuatu dengan cara kolektif kolegial karena mereka semua adalah speaker lembaga perwakilah rakyat. "Harus akur semua dan jangan membuat kisruh lembaga," wanti-wanti dia.

Angelo mengungkap, awal kekisruhan di lembaga DPD berawal dari pencopotan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad tanpa melalui mekanisme sebagaimana mestinya.

Mantan Gubernur Gorontalo itu dicopot usai Sidang Paripurna DPD pada 18 Agustus 2022 yang dibungkus dengan penyampaian mosi tidak percaya oleh puluhan Anggota DPD untuk menariknya dari jabatan wakil ketua MPR.

Baca juga : Banteng Kudunya Berani Capresin Puan Maharani

Padahal agenda awal dalam Sidang Paripurna DPD itu, kata dia, adalah untuk melaporkan kinerja Wakil Ketua MPR dari unsur DPD selama tiga tahun ini. Tapi, tiba-tiba berubah menjadi proses politik pelengseran.

"Awalnya saya juga ikut menandatangani mosi tidak percaya itu karena Pimpinan DPD mengklaim telah melakukan rapat pimpinan (rapim) dan juga Badan Musyawarah (bamus)," bebernya.

Namun di tengah jalan kata dia, ternyata dua pimpinan DPD yaitu, Wakil Ketua DPD Nono Sampono dan Sultan Bachtiar Najamudin menarik kembali mosi tidak percaya terhadap Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad.

Baca juga : Keadilan Ekonomi Dinikmati Bersama

"Jadi ini membuktikan proses pergantian Wakil Ketua MPR ada yang tidak klir dan ada pihak yang mengangkangi," tudingnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.