Dark/Light Mode
Wartawan Senior
Sebelumnya
Oleh karena itu, untuk menghadapi lonjakan pasien Covid dengan gejala sedang dan berat, kita berharap, Kemenkes, dinas kesehatan provinsi, kabupaten dan kota secepatnya menambah jumlah ruang perawatan semi intensif dan ICU.
Sebab, kita tidak ingin rumah sakit rujukan Covid kolaps saat puncak serangan Omicron akhir bulan ini.
Untuk mereka yang OTG dan bergejala ringan, layanan telemedisin Kemenkes tak boleh terganggu. Begitu pula soal pengiriman obat-obatan dan vitamin ke rumah pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoman), mesti dipercepat. Ini penting, supaya mereka yang terpapar Covid, lebih cepat sembuh.
Sudah saatnya tenaga kesehatan yang ada di puskesmas digerakkan lagi untuk melakukan testing dan tracing terhadap mereka yang kontak erat dengan orang-orang yang terpapar Covid.
Baca juga : Masih Ada Pejabat Doyan Terima Suap
Kita juga berharap, pihak dinas kesehatan kabupaten dan kota segera menyiapkan pos-pos tes antigen dan PCR gratis bagi warga tidak mampu.
Begitu hasil tesnya positif, petugas puskesmas harus segera mengirimkan obat-obatan dan vitamin. Ini diutamakan bagi mereka yang belum terjangkau layanan telemedisin.
Baca juga : Booster Untuk Lawan Omicron
Sekali lagi, kita tak boleh lengah. Kita juga tak boleh menganggap enteng Omicron. Untuk itu, vaksinasi dan pemberian booster mesti dikebut lagi, plus protokol kesehatan diperketat. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.