Dewan Pers

Dark/Light Mode

Minyak Goreng, Happy Ending?

Kamis, 21 April 2022 08:44 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertanyaannya: setelah “aktornya” jadi tersangka, apakah drama minyak goreng akan berakhir happy ending? Apakah harga minyak goreng akan kembali normal? Tidak ada antrean lagi?

Mestinya, inilah ending-nya: happy. Menyenangkan rakyat. Apalagi drama minyak goreng ini sudah berlangsung lama. Sejak akhir tahun lalu.

Berita Terkait : Milih Penjabat, Bukan Milih Buah

Drama minyak goreng memang menarik. Ada plot twist-nya. Pada 17 Maret 2022 lalu, Kementerian Perdagangan menggelar rapat dengan DPR membahas masalah minyak goreng. Termasuk soal mafia, yang disebut-sebut sebagai biang keroknya.

Di rapat itu, ada fragmen yang kemu dian viral di medsos. Saat itu, dari deretan kursi di belakang Mendag, pejabat berbatik biru membungkuk dan membisikkan sesuatu ke Mendag. Rupanya ada info penting. Mendag langsung menyampaikannya.

Berita Terkait : "KPK Saja Begitu…"

“Saya baru dikasih tahu oleh Pak Dirjen Perdagangan Luar Negeri, hari Senin sudah ada calon tersangkanya,” ungkap Mendag optimis.

Sebulan kemudian, si pembisik itulah yang justru jadi tersangka. Dia adalah Indrashari Wisnu Wardhana, Dirjen Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan. Wisnu dijadikan tersangka oleh Kejagung bersama tiga orang swasta. Pengumumannya disampaikan Jaksa Agung Burhanuddin di Kejagung, Selasa (19/4).
 Selanjutnya