Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Apakah ada reshuffle kabinet di bulan Juni?
Kalau mengacu pada “hari keramat Rabu pon”, sepertinya tak akan ada reshuffle kabinet bulan ini. Rabu ponnya sudah lewat, 1 Juni lalu. Empat Rabu lainnya di bulan ini, tidak ada yang pon.
Baca juga : 2024, Gen X Pegang Kendali?
Walau sudah lewat, isu reshuffle kabinet terus berembus sepoi-sepoi cenderung kencang. Kabarnya, reshuffle dilakukan pertengahan bulan ini. Kalau dilakukan pada 15 Juni, jatuhnya Rabu pahing.
Tanggal tersebut semacam tafsiran dari pernyataan dan “clue” Mensesneg Pratikno, pekan lalu. “Sekarang tanggal berapa? Ya nanti kalau sudah ada jadwal bocorin dikit-dikit,” kata Pratikno di Gedung DPR. Artinya, proses pilah-pilihnya sedang berjalan.
Baca juga : Pancasila 42 Tahun Kemudian
Apakah tengah bulan ini ada bocoran baru, atau langsung reshuffle? Siapa saja yang di-reshuffle? Siapa yang masuk kabinet? Apakah jatah masing-masing parpol bertambah atau berkurang? Apakah jatah kursi menteri PAN sebagai anggota baru Koalisi yang belum kebagian kursi, dua atau lebih?
Pertanyaan pentingnya: Apakah reshuffle tersebut sesuai harapan rakyat atau tidak?
Baca juga : Taruhan Mahal Menunjuk Penjabat
Siapa yang diganti tentu saja harus berdasarkan kinerja. Penggantinya juga demikian. Terukur. Sesuai tantangan yang dihadapi. Bukan berdasarkan kedekatan dengan ketua partai, bukan karena “titipan” kelompok tertentu.
Tentu banyak yang akan menyodorkan nama. Tapi pentingnya memilih orang yang tepat perlu terus diingatkan. Jangan sampai ada menteri baru yang kesannya dipaksakan untuk memenuhi kepentingan parpol pengusul.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.