Dark/Light Mode
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Kasus demi kasus datang silih berganti. Mengundang kehebohan. Menyita perhatian. Namun, setelah bertahan sekitar dua minggu, hilang tak berbekas.
Muncul isu baru yang menggantikannya.
Lalu, rakyat dapat apa? Mestinya, rakyat tidak disuguhi kehebohannya saja, atau pengumuman beberapa orang yang diproses hukum. Bukan sekadar itu.
Baca juga : Bansos Dan Abnormalitas Cile
Setidaknya, ada dua yang dibutuhkan rakyat. Pertama, penuntasan kasusnya secara serius, adil, transparan, konsisten, berkelanjutan. Kasus-kasus tersebut harus tuntas, tidak “masuk angin” serta tidak berhenti di level tertentu saja.
Kedua, rakyat juga membutuhkan dampak signifikan dan sistematis untuk perbaikan menyeluruh penegakan hukum di Indonesia. Di segala sektor. Terutama pemerintahan yang bersih serta pemberantasan korupsi.
Rakyat tidak butuh jawaban atau janji, “kami akan melakukan pendalaman. Kalau ada alat bukti, akan kami proses. Kami akan bertindak adil, tanpa tendensi apa pun”. Bukan sekadar itu.
Baca juga : Menunggu Yang Di Atas Rata-rata
Kasus-kasus heboh tersebut mestinya menyasar akar masalahnya. Itu targetnya, supaya bangsa ini tidak sekadar menonton drama demi drama yang ditayangkan silih berganti. Berulang-ulang.
Suara ini rupanya ditangkap oleh wakil rakyat saat menggelar rapat dengan Kejaksaan Agung, Rabu (13/11/24).
Hinca Panjaitan, Fraksi Partai Demokrat, Komisi III DPR, menyentil fenomena serta indikasi kasus-kasus yang hanya heboh di awal, lalu hilang diterpa angin.
Baca juga : Tes Penting 16 Hari
“Saya mengganggap, selama lima tahun terakhir, Jaksa Agung menggelegar di awal, tapi makin lama makin melempem, makin habis, hilang tak berjejak. Contoh, kasus Jiwasrawa, begitu heboh se Indonesia, selesai begitu saja, tidak ada ujungnya juga,” sesal Hinca.
Karena itu, dia menegaskan kembali supaya Panitia Kerja (Panja) Penegakan Hukum secepatnya bisa langsung bekerja.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.