Dark/Light Mode

Sentilan Untuk Perbaikan

Kamis, 9 Januari 2025 06:46 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Kekecewaan Presiden Prabowo terhadap vonis “ringan” dalam kasus dugaan korupsi timah Rp 300 triliun, akankah membawa dampak positif bagi penegakan hukum dan keadilan di Indonesia?

Kita berharap, iya. Ada dampak positifnya. Apalagi, dalam beberapa kesempatan, Presiden mengungkapkan keprihatinannya dalam banyak hal, terutama soal korupsi dan pemerintahan yang bersih. Bukan hanya soal timah.

Keprihatinan Presiden ini sudah menumpuk. Karena sudah beberapa kali menjadi kandidat capres, tentu info dan pengetahuannya banyak.

Karena itulah, ketika Presiden menyentil banyak hal, mestinya menjadi “fatwa” penting, terutama bagi penegakan hukum, yang dalam beberapa tahun ini sangat memprihatinkan.

Baca juga : Biarkan Rakyat Tetap Tersenyum

Jangan sampai sentilan tersebut menjadi angin yang sekadar menyejukkan dan berlalu begitu saja. Angin yang hembusannya kencang tapi cuma sebentar, lalu redup dan menghilang.

Karena menjadi semacam “fatwa”, maka sentilan Presiden tersebut perlu diterjemahkan dan dijalankan secara konsisten oleh semua aparatur negara. Dari pusat sampai daerah.

Keteladanan serta nilai-nilai positif yang konsisten dari para pemimpin, menjadi sangat penting.Karena, seperti yang sering kita dengar bahwa “ikan busuk mulai dari kepalanya”.

Yang sangat disayangkan dan menyedihkan, kalau ada kasus “pagar makan tanaman”. Kasus seseorang yang seharusnya menjaga dan melindungi sesuatu, ternyata justru dia yang merusak atau mengkorupnya.

Baca juga : Masih Bisakah Borong Parpol?

Kenapa ini terjadi? Antara lain, karena meniru pola yang di atasnya.

Dalam kerangka inilah, kita berharap, Presiden Prabowo tidak segan-segan untuk mengevaluasi secara obyektif para menterinya. Demikian pula para menteri terhadap bawahannya.

Kita berharap, Presiden tidak terbebani oleh apa pun. Karena ini menyangkut kepentingan ratusan juta rakyat. Bukan hanya segelintir orang.

Dengan demikian, rangkaian keprihatinan yang diungkapkan Presiden Prabowo, bisa membawa dampak positif bagi bangsa dan negara.Tidak di anggap angin lalu oleh aparatur negara.

Baca juga : Bara “50 Tahun” Di Awal Tahun

Walau saat ini, bisa jadi, evaluasi sedang berjalan, semoga, dalam beberapa bulan ke depan, tidak ada menteri yang di-reshuffle. Semuanya oke. Prestasi para menteri, kepala Badan dan Lembaga, di atas rata-rata. Itu harapan kita. Kita lihat saja beberapa bulan ke depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.