Dark/Light Mode

Hati-hati `Kuda Mati`

Minggu, 26 Januari 2025 06:35 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

 Sebelumnya 
Atau, strategi lain: menggelontorkan dana tambahan, melakukan pelatihan penunggang kuda mati, mencari penunggang yang lebih ringan untuk mengurangi beban, dan sebagainya.

Sarannya: jangan lakukan semua itu. Kudanya sudah mati. Segeralah turun. Cari kuda lain. Jangan buang waktu, tenaga dan uang untuk menghidupkan kuda mati.

Baca juga : Hati-hati “Kuda Mati”

Di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir, kita menyaksikan beberapa perusahaan negara yang dinilai sebagai “kuda mati”, akhirnya benar-benar dimatikan. Ini langkah tepat. Layak diapresiasi. Daripada “menggarami air laut” atau “menegakkan benang basah”.

Sekarang, Presiden Prabowo akan menyisir dan mengevaluasi ratusan Proyek Strategi Nasional (PSN), di seluruh Indonesia, melibatkan banyak Kementerian.

Baca juga : Menanti “Blusukan Kebijakan”

berhati-hatilah dengan “kuda mati”. Terkadang, ada ahli yang mengklaim ada obat mujarab untuk menghidupkan kuda mati. Ada pula yang membisiki bahwa “kuda ini belum mati. Dia hanya kelelahan. Dikasih teh manis, pasti segar lagi”.

Sesungguhnya, masih banyak kuda hidup; ada kuda liar, kuda kurus, kuda geladak serta kuda pacu yang tak terpantau dan tak terurus. Mereka membutuhkan biaya dan perhatian serius dibandingkan kuda mati.

Baca juga : Gaduh, Tertibkan Kembali Barisan

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 8, edisi Minggu, 26 Januari 2025 dengan judul "Hati-hati “Kuda Mati”"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.