Dark/Light Mode

Mudik, Rebound, Dan Piala Dunia

Selasa, 25 Maret 2025 06:31 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Kembali ke fitrah. Itu salah satu makna Idul Fitri. Mudik juga punya makna, “kembali”. Secara kebangsaan, bagaimana memaknai “kembali” tersebut? 

Bagi bangsa ini, Ramadan 2025 bukanlah bulan yang yang sepenuhnya “hening”. Banyak isu ekonomi, politik, ketatanegaraan, bahkan sepakbola yang cenderung memanas. Demo memanas, korupsi memanas, pembahasan UU juga memanas. 

Idul Fitri diharapkan menjadi penenangnya. Mudik diharapkan membuat jeda serta pembatas. Pertemuan putra putri para mantan Presiden, dua hari lalu, diharapkan bisa mendamaikannya.

Bagi rakyat, mudik menjadi sarana untuk mengisi batere. Mencoba meraih kembali berkah orangtua di kampung halaman, baik yang masih ada maupun yang sudah tiada. Walau hanya menziarahi kuburnya, sudah cukup untuk men-charging batere yang mungkin tinggal satu atau dua bar.

Baca juga : Mudik Dan Kebijakannya

Sebagai sebuah bangsa, mudik juga punya makna. Dalam beberapa pekan ini, ada yang memaknai dan merasakan nya sebagai kekhawatiran akan “kembalinya” sebuah era di masa lalu. 

Di sisi lain, muncul bantahan tegas, “kita tidak akan kembali ke masa lalu. Kita justru sedang menata masa depan yang lebih baik!”.

Setelah periode mudik, apakah dua poros ini akan “kembali” berseteru, kembali memperjuangkan ide dan targetnya masing-masing? Kita tunggu saja. 

Secara ekonomi, “kembali” juga memiliki makna beragam. Ada yang mencoba kembali mendapatkan pekerjaan, ada yang berusaha melunasi cicilan kendaraan atau rumah, ada pula yang ingin melipatkangandakan aset dan sejenisnya. 

Baca juga : Investor, Antara Percaya Dan Cinta

Dalam dunia saham yang pekan lalu sempat gonjang ganjing, “kembali” bisa bermakna harapan terjadinya “rebound” atau harga yang kembali menguat setelah merosot tiba-tiba. 

Bagi rakyat, “saham” terbesar adalah harga-harga kebutuhan pokok yang terjangkau, pekerjaan yang kembali mudah di dapat, serta layanan kesehatan dan pendidikan yang tidak menyulitkan. 

Semoga mudik tahun ini, yang melibatkan sekitar 146,48 juta orang atau 52 persen dari total penduduk Indonesia, berjalan lancar dan sukses. Batere yang lowbat bisa kembali menyala dan terisi penuh.

Nanti malam, kita juga berharap, Timnas Indonesia yang akan melawan Bahrain di babak kualifikasi Piala Dunia 2026, bisa kembali ke jalur kemenangan.

Baca juga : Alarm Dan Empati

Sebagai pribadi maupun sebagai bangsa, semoga tahun ini membuat semuanya kembali membaik. Kembali ke fitrah. Kembali ke kemenangan. Termasuk kembali bisa membayar utang, dari yang puluhan ribu rupiah sampai yang ratusan triliun.

Dengan demikian, bangsa ini bisa kembali dan terus merentas jalan menjadi bangsa yang kuat dan diperhitungkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.