Dark/Light Mode

Kemenangan Kecil Di Februari

Minggu, 28 Desember 2025 05:54 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Tahun baru bukanlah sebuah keajaiban. Matahari yang terbit pada 1 Januari tidak memiliki kandungan vitamin yang berbeda dari matahari 31 Desember.

Secara teknis, tidak ada yang terjadi antara pukul 23.59 dan 00.01 selain pergeseran jarum jam dan letusan petasan di beberapa titik. Alam semesta juga tidak memberikan partikel ajaib yang membuat metabolisme tubuh menjadi lebih baik atau dompet tiba-tiba terisi penuh.

Maka, ketika Pemprov DKI Jakarta melarang pesta kembang api pada perayaan Malam Tahun Baru 2026, ini menjadi langkah yang baik. Apalagi bangsa ini sedang berduka akibat bencana di Sumatera dan di beberapa tempat lainnya.

Baca juga : 2026, Jangan Panen Korupsi

Bagaimana dengan resolusi tahun baru? Tampaknya ini lebih kontemplatif, walau sering gugur di bulan Februari.

Resolusi tahun baru menggambarkan bahwa manusia masih memiliki sifat yang paling mulia, yakni harapan. Ingin kurus, dompet lebih tebal, rajin olahraga, mengonsumsi makanan lebih sehat, ikut klub fitnes, rajin puasa, bisa tiga kali seminggu mengantar anak atau cucu ke sekolah, bisa bangun jam 5 pagi, adalah daftar harapan. Dan, itu baik-baik saja.

Sebenarnya, mewujudkan harapan itu tak perlu menunggu pergantian tahun.

Baca juga : Cuci Piring Di Keran Bocor

Sekarang, atau dua bulan lalu pun bisa. Kalau mau.

Namun, manusia butuh semacam “pembatas”. Butuh simbol yang diorkestrasi secara global. Butuh garis batas imajiner. Bahkan untuk “sekadar” target berat badan turun 10 kg.

Yang penting, melalui resolusi tahun baru, optimistis masih tetap terjaga. Masih bisa berkata, “meskipun tahun lalu berat dan banyak melakukan kesalahan, saya atau kita masih percaya bisa menjadi lebih baik.”

Baca juga : Kue Besar, Piring Kecil

Itulah kekuatan resolusi, walau seringkali hanya bertahan beberapa minggu setelah matahari 1 Januari terbit.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.