Dark/Light Mode

Penganggur Makin Banyak

Sabtu, 20 Februari 2021 07:20 WIB
ISWARA DARMAYANA
ISWARA DARMAYANA

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 menyebabkan dunia usaha babak belur. Bahkan, tidak sedikit yang gulung tikar. Sedangkan yang masih bisa bertahan, terus mengurangi jumlah karyawan.

Sejak awal Pandemi Maret 2020 lalu, yang paling terpukul, industri pariwisata. Puluhan destinasi wisata di Jawa, Bali dan NTB sepi pengunjung. Ratusan hotel mati suri. Akibatnya, ribuan karyawan kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Berita Terkait : Jangan Pernah Abaikan Prokes

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis awal pekan ini menunjukkan jumlah penduduk miskin per September 2020 mencapai 27,55 juta orang, atau naik 1,13 juta orang dari Maret 2020.

Kemiskinan bertambah antara lain, karena 29,12 juta penduduk usia kerja terdampak Pandemi, termasuk 2,56 juta orang menjadi penganggur. Akibatnya, per Agustus 2020 jumlah penganggur mencapai 9,77 juta orang.

Berita Terkait : Korban PHK Butuh Bantuan

Supaya kehidupan orang miskin dan penganggur tak semakin memburuk, untuk mereka mesti disiapkan lapangan kerja. Sebab, bantuan sosial saja tidak cukup.

Salah satu solusi yang paling memungkinkan,mereka ditampung di proyek-proyek padat karya.

Berita Terkait : Jangan Pelit Ke Nakes Covid

Oleh karena itu, kita berharap Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan BUMN Karya sesegera mungkin menyiapkan proyek padat karya.
 Selanjutnya