Dark/Light Mode

Naik Gaji, Tekan Korupsi?

Kamis, 8 April 2021 06:10 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Perlukah gaji kepala daerah dinaikkan? Kalau memang dinilai kecil, perlu. Apakah menaikkan gaji bisa mengurangi korupsi? Bisa. Tapi, hanya korupsi kecil-kecilan bagi mereka yang memang butuh kesejahteraan.

Kalau korupsi besar-besaran, urusannya lebih dari sekadar masalah gaji. Ini soal integritas, kesempatan, pengawasan dan sistem.

Berita Terkait : Jangan Cerminnya Yang Dibelah

Gaji para wakil rakyat misalnya, sudah relatif besar, tapi ratusan wakil rakyat justru terlibat korupsi. Apakah karena gaji kurang? Rasanya tidak.

Gaji seberapa pun, tentu dalam besaran yang wajar, tak mampu menutupi uang yang mereka keluarkan untuk bertarung di Pilkada. Miliaran sampai puluhan miliar. Apakah ini bisa ditutupi oleh gaji? Tidak bisa.

Berita Terkait : Ujian 2 Bulan Ke Depan

Politik uang dalam Pilkada telah menjerumuskan bangsa ini, menggoda para kepala daerah yang berusaha mengembalikan modal. Kejar setoran. Main proyek, bermain di seputar perizinan, pengadaan barang dan jasa, bahkan ada yang terima setoran dari jual-beli jabatan.
 Selanjutnya