Dark/Light Mode
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Hujatan adalah berkah. Semakin dihujat, semakin “positif”. Itulah yang “menimpa” Deddy Corbuzier.
Deddy memecahkan rekor penonton di akun YouTube-nya, kemarin. Rekor ini tercipta saat siaran langsung duel Dewa Kipas melawan Grandmaster Irene Kharisma Sukandar. Penontonnya lebih dari satu juta.
Baca juga : Capres Dan Sepak Bola
Duel ini berawal ketika Irene mempertanyakan Dewa Kipas yang mengalahkan Gothamchees di salah satu aplikasi catur. Sebelumnya, Dewa Kipas yang bernama asli Dadang Subur diwawancarai oleh Deddy di podcast-nya.
Deddy kemudian dikritik. Misalnya, jangan percaya. Dadang curang. Irene ikut bersuara. Mempertanyakan Dewa Kipas. Irene juga di-bully. Ada pro-kontra. Tambah rame.
Baca juga : Cabe Dan Beras, Ada Apa?
Untuk membuktikannya, Deddy menantang Irene bertanding melawan Dewa Kipas. Penonton penasaran: bisakah “bapak-bapak yang main catur malam-malam di pos ronda” mengalahkan grand master?
Pengalaman memang tak bohong. Irene menang. Dadang mengaku kalah. Deddy juga ikut menang. Karena, tak pernah ada penonton siaran langsung sebanyak ini. Dalam sekejap dia menaikkan citra catur. Sponsornya juga lumayan banyak. Deddy membuktikan sebagai marketer sejati. “Dihujat”, malah untung.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.