Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Partai baru perlu menampilkan yang baru. Fresh. Bukan menggarap isu-isu biasa. Jangan hanya mengandalkan basis massa yang sama dengan pendahulunya.
Setidaknya ada lima partai baru yang sudah diumumkan. Kelimanya adalah; Gelombang Rakyat (Gelora), Partai Usaha Kecil Menengah (UKM), Partai Ummat, Masyumi Reborn dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima). Mereka mencoba peruntungan di Pemilu 2024.
Baca juga : Siapkan Payung Dan Plan ABCD
Nasib mereka akan diuji oleh waktu dan stamina mereka sendiri. Apakah mereka punya tokoh yang bisa menarik massa. Apakah punya akses ke publik, salah satunya media massa, yang bisa menjadi corong, apakah punya basis massa di luar partai pendahulunya.
Gelora misalnya, sebagai “pecahan” Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus bisa menarik pendukung dari luar PKS. Demikian pula Partai Ummat, perlu menggarap basis massa di luar saudaranya, PAN.
Baca juga : Pandemi Dan 2 Ganjalan
Kalau hanya mengandalkan basis massa yang sama, bisa fatal. Kalau hanya “berburu di kebun binatang”, dua-duanya bisa “lewat”. Bisa saling menggerogoti, dan sama-sama tidak lolos ke Senayan.
PAN misalnya, pada Pemilu 2019 meraup 9.572.623 suara (6,84 persen). Kalau Partai Ummat bisa mengambil 3-4 persen, bisa gawat.
Baca juga : Nasib KPK, 2 Hari Lagi
Demikian pula PKS. Kalau setengah suaranya pada Pemilu 2019 bisa diambil Partai Gelora, bahaya. Pada Pemilu 2019, PKS mendapatkan 11.493.663 suara (8,21 persen).
Tapi sejauh ini, parpol-parpol baru tersebut masih perlu membuktikan bisa menggaet suara. Pengalaman sebelumnya, dari sekian banyak pecahan partai, tidak banyak yang survive. Pecahan Golkar misalnya, hanya Gerindra dan Nasdem yang bertahan di Senayan. Lainnya, gugur. Termasuk Hanura yang sebelumnya sempat mencuat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.