Dark/Light Mode

Turunkan Ketegangan

Sabtu, 27 April 2019 06:36 WIB
KIKI ISWARA DARMAYANA
KIKI ISWARA DARMAYANA
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Meski tensinya sudah mulai menurun, hiruk pikuk politik masih mewarnai kehidupan sebagian masyarakat di Jakarta.

Sampai Jumat 26 April 2019 kemarin acara syukuran kecil-kecilan masih dilakukan para pendukung kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, baik di restoran, cafe-cafe maupun di kantor relawan masing-masing paslon.

Semua kegiatan itu berjalan aman-aman saja. Meski syukuran telah dilakukan, semua peserta Pemilu tetap mesti menunggu hasil penghitungan dan rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sampai 22 Mei 2019.

Baca juga : Ayo Cermati Kerja KPU

Hubungan antara pendukung masing-masing paslon yang sempat menegang sejak akhir Januari hingga hari pencoblosan 17 April 2019 lalu, mulai mencair.

Masa kampanye yang cukup panjang dan melelahkan, selesai sudah. Aksi saling sindir antar karyawan di berbagai perkantoran juga sudah berkurang jauh.

Sepertinya, mereka sepakat untuk menunggu hasil penghitungan suara oleh KPU. Begitu pula orang-orang yang aktif berkampanye untuk calon-calon anggota legislatif, kini mulai kembali menekuni pekerjaan atau usaha yang selama ini digeluti.

Baca juga : Jangan Rusak Persaudaraan

Secara bertahap kehidupan di Jakarta dan kota-kota besar lainnya mulai normal kembali. Kita berharap para elit menahan diri. Kalau ingin membuat pernyataan, buatlah pernyataan yang menyejukkan. Bukan pernyataan yang bisa membakar emosi atau memicu ketegangan.

Pilpres dan Pileg adalah pesta demokrasi, yang mestinya diikuti seluruh lapisan masyarakat dengan penuh kegembiraan. Bukan pesta yang sarat perselisihan.

Meski kelak ketika melihat hasil penghitungan KPU ada yang kecewa. Kita berharap kekecewaan itu tak berubah menjadi kemarahan. Kalau tidak puas, paslon dan timsesnya dengan bukti-bukti yang dimiliki bisa menggugat KPU ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga : Kampanye Cerdas

Jadi sekali lagi, kita berharap, para peserta Pemilu tidak mengambil jalan pintas bila kecewa melihat hasil penghitungan suara KPU. Bila tidak puas, gunakanlah jalur konstitusi yang ada. Bukan jalur atau cara-cara yang inkonstitusional. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.