Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam sepekan KPK menangkap dua orang bupati. Keduanya punya irisan politik dinasti. Ayahnya bupati, anaknya bupati. Politik dinasti kian mengkhawatirkan. Perlu dicari jalan keluar. Segera.
Dua bupati tersebut, Bupati Kuantan Singingi, Riau, Andi Putra dan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, Dodi Reza Alex Noerdin.
Baca juga : Belajarlah Sampai Ke Rusia
Andi, yang ayahnya mantan bupati, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Selasa (19/10/20. Sebelumnya, Jumat (15/10), Dodi Reza Alex Noerdin, juga ditangkap KPK.
Dodi merupakan putra dari Alex Noerdin, mantan Bupati Muba dan mantan gubernur Sumsel. Mirisnya, Alex juga sudah menjadi tersangka kasus korupsi. Kalau Dodi di KPK, Alex di Kejagung.
Baca juga : Heboh Pinjol, Jangan Sesaat
Maraknya politik dinasti bukan hanya di eksekutif, tapi juga di legislatif. Di banyak daerah, dengan mudah kita temukan dinasti yang menguasai eksekutif dan legislatif.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.