Dark/Light Mode

Kurang Dukungan, Muddai Maddang Terancam Gagal Jadi Caketum KONI

Rabu, 26 Juni 2019 11:14 WIB
Muddai Maddang (kanan). (Foto: Istimewa).
Muddai Maddang (kanan). (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Sidang akan memutuskan apakah pencalonan Muddai dan Marciano sah atau tidak. Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI Pusat 2019-2023, Eman Sumusi ketika dikonfirmasi membenarkan terkait kemungkinan gagalnya pencalonan Muddai Madang karena tidak memenuhi syarat dukungan dari Konida.

"Kami TPP Tupoksinya menjaring dan menyaring bakal calon dan atau calon. Kita verifikasi dan validasi berkas admin dan dukungannya sesuai ketentuan.

Baca juga : Perajin Asal Bali Raih Sertifikat HAKI

Hasil verifikasi dan validasi berkas dan dukungan kita simpulkan memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Dan memberitahukan kepada yang bersangkutan," papar Eman.

"Proses dan hasil kerja kami (TPP), kami laporkan dan sekaligus sampaikan lengkap kepada Musornas melalui pimpinan sidang untuk disyahkan dan ditetapkan.

Baca juga : Tak Ada Keterangan Saksi 02 Yang Perlu Dibantah, KPU Hanya Hadirkan Saksi Ahli

Bagi yang memenuhi syarat tentunya disyahkan sebagai calon Ketum dan wajib menyampaikan visi dan misi dan selanjutnya dipilih," tambahnya.

Eman menegaskan jika seorang kandidat tidak memenuhi syarat dukungan 10 Konida dan 21 cabor sebagaimana aturan yang berlaku, otomatis pencalonannya akan dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Baca juga : Muddai Madang Makin Mantap Calonkan Diri Jadi Ketum KONI

"Kembali ke aturan. Jelas dalam peraturan yang mengatur persyaratan untuk maju sebagai bakal calon harus mengantongi dukungan dari 21 cabor dan 10 Konida.

Kalau aturan persyaratan tersebut tidak dipenuhi otomatis pencalonannya tidak memenuhi syarat," tegas Eman. [WUR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.