Dark/Light Mode

Real Madrid Vs Real Betis, Ajang Pemanasan Liga Champions

Jumat, 20 Mei 2022 05:53 WIB
Para pemain Real Madrid di ajang La Liga. (Foto : AFP)
Para pemain Real Madrid di ajang La Liga. (Foto : AFP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duel Real Madrid versus Real Betis di pekan ke-38 LaLiga Spanyol, di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (21/5) dini hari nanti, menjadi ajang pemanasan jelang final Liga Champions.

Di partai pamungkas, Los Blancos akan bertemu Liverpool pekan depan.

Los Blancos telah menyambut kembalinya David Alaba dalam sesi latihan tim utama pada minggu ini, pasca-absen dalam beberapa pekan terakhir.

Pemain Timnas Austria itu bisa diturunkan menghadapi Real Betis untuk membangun level kebugarannya menjelang final Liga Champions. “Tentu ini kabar baik, jelang pertandingan lawan Real Betis. Kemudian fokus menghadapi Liverpool di final Liga Champions,” kata pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti.

Baca juga : UAS Ditolak Masuk Negeri Merlion, Ini Penjelasan KBRI Singapura

Don Carlo – sapaan Carlo Ancelotti, telah mengistirahatkan Thibaut Courtois, Vinicius Junior dan Karim Benzema. Termasuk deretan pemain lainnya yang diistirahatkan saat melawan Cadiz pekan lalu.

Kini, ketiganya, kemungkinan akan kembali ke tim inti saat melawan Real Betis. Dani Carvajal dan Ferland Mendy juga dapat kembali masuk ke starting line-up, sedangkan Nacho dan Eder Militao berpotensi diistirahatkan untuk final Liga Champions.

Sementara, Eduardo Camavinga berpeluang menggantikan posisi Casemiro sebagai starter bersama Luka Modric dan Toni Kroos. Di ajang Champions, Real Madrid mengincar trofi keduanya di musim ini setelah meraih juara LaLiga Spanyol.

Syaratnya, Los Blancos tinggal menaklukkan Liverpool. Real Madrid akan menjadi tim tersukses dengan 14 trofi. Untuk meraih trofi ke-14 sangat terbuka lebar, Carlo Ancelotti menjadi juru taktik kunci keberhasilan Real Madrid di musim ini.

Baca juga : Dihajar Newcastle, Arsenal Makin Berat Tembus Liga Champions

Real Madrid telah mengoleksi gelar Liga Champions sejak musim 1955/1956. Kemudian, AC Milan menjadi klub asal Italia tersukses berikutnya yang mengoleksi 7 gelar juara Liga Champions.

Menurut Ancelotti, pada partai pamungkas kompetisi tertinggi antarklub di Benua Biru itu, timnya akan menerapkan formasi 4-3-3. Akan tetapi, formasi 4-3-3 itu bisa berubang menjadi 4-4-2 atau 4-4-1-1 sesuai situasi dalam pertandingan.

“4-3-3. Kadang-kadang bisa berubah menjadi 4-4-2. Saya tidak berpikir ada sistem yang pasti, terkadang untuk menekan pivot, seperti yang kami lakukan melawan Man City, Anda beralih dari 4-3-3 menjadi 4-4-1-1. Idenya tidak banyak berubah, hanya sedikit pada cara bertahan terhadap lawan,” papar Ancelotti.

Sementara, kubu Real Betis, Claudio Bravo, Victor Camarasa dan Martin Montoya akan kembali absen karena cedera, tetapi Marc Bartra kembali dapat dimainkan setelah menjalani skorsing bertanding.

Baca juga : Masih Kumpulkan Alat Bukti, KPK Perpanjang Penahanan Ade Yasin

Selain itu, Hector Bellerin kemungkinan akan melakoni penampilan terakhirnya untuk The Greens, karena bek sayap tersebut bersiap kembali ke klub asalnya Arsenal di akhir musim. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.