Dark/Light Mode

Komdis PSSI Investigasi Wafatnya 2 Bobotoh

Minggu, 19 Juni 2022 07:28 WIB
Suporter PSSI di GLBA saat laga Piala Presiden 2022. (Foto : Antara)
Suporter PSSI di GLBA saat laga Piala Presiden 2022. (Foto : Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komite Disiplin (Komdis) PSSI segera melakukan investigasi terkait peristiwa di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (17/6) yang membuat 2 suporter Persib alias bobotoh meninggal.

PSSI pun bergerak cepat dengan menurunkan tim. “Kami segera melakukan investigasi kenapa ini bisa terjadi. Ini yang akan kita dalami. Saat ini kita tidak bisa berandai-andai soal peristiwa ini,” kata Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing.

Baca juga : Komisi II DPR Apresiasi Capaian Kinerja Kemendagri & BNPP

Namun, Erwin tidak menampik jika saat melakukan investigasi ditemukan kesalahan dari panitia lokal, PSSI pasti akan menghukum.

"Kalau kita melihat stadion yang penuh, amat mungkin itu over capacity. Lalu di mana kesalahannya? Apakah panitia mencetak tiket tidak sesuai dengan regulasi, atau panpel yang tidak siap. Semua akan kita dalami," imbuh Erwin.

Baca juga : China Desak Investigasi Pembunuhan Massal Di Bucha, Ukraina

Untuk kapasitas Stadion GBLA, pihak kepolisian hanya mengizinkan sebanyak 15 ribu penonton. Akan tetapi, kalau melihat pada tayangan televisi, amat mungkin suporter di stadion melebihi 15 ribu.

"PSSI akan bertindak tegas. Saya pastikan itu. Apalagi ini mengakibatkan dua nyawa melayang," imbuh Erwin.

Baca juga : Kota Kupang Kini Memiliki Tiga Destinasi Wisata Baru

Erwin pun meminta semua pihak untuk sabar menunggu investigasi yang dilakukan polisi dan PSSI.

"PSSI akan mendukung sepenuhnya investigasi yang dilakukan pihak kepolisian. Nantinya jika semua sudah terjawab penyebab semua ini, pasti akan kita buka ke publik." â– 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.