Dewan Pers

Dark/Light Mode

Geber Pelatda, KONI DKI Gandeng Tenaga Ahli Iptek dan Kesehatan

Kamis, 14 Juli 2022 08:58 WIB
Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Hidayat Humaid.
Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Hidayat Humaid.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta menggeber Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) DKI menuju PON XXI di Aceh- Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 2024. 

Setelah melakukan tes fisik, kini para atlet, pelatih dan asisten pelatih (aspel) serta pelatih fisik melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). PKS dilakukan untuk menjadi pegangan dalam Pelatda. 

Hal ini dikatakan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Hidayat Humaid.

"PKS akan menjadi pegangan para atlet, pelatih dan aspel serta pelatih fisik. Pasca PKS, Pelatda langsung dimulai," tegas Hidayat kepada wartawan, Kamis (14/7). 

Berita Terkait : Persaingan Lini Tengah Persib Makin Ketat

Dosen olahraga Universitas Negeri Jakarta  ini menyatakan, Pelatda ke depan harus berjalan maksimal dan akan terus dipantau tim dari KONI DKI Jakarta. 

"KONI akan terus memantau jalannya Pelatda untuk mengecek kondisi atlet untuk menuju PON Aceh dan Sumut," terang Hidayat. 

Libatkan Tenaga Kesehatan 

PKS dimulai dari Rabu 13 Juli hingga Jumat 15 Juli 2022. Selain atlet, pelatih, aspel dan pelatih fisik, KONI DKI Jakarta juga melakukan PKS dengan 16 tenaga ahli Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan Kesehatan.

Berita Terkait : Anies Gandeng Milenial Bikin Kebijakan Publik

Sementara Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas menyatakan, tenaga kesehatan nantinya untuk melayani atlet yang cidera saat Pelatda. Selain kesehatan, ada juga tenaga ahli psikologi dan dokter gigi. 

"Semua unsur akan dicek oleh tenaga ahli kesehatan serta psikologi. Yang PKS adalah dokter olahraga, dokter gigi, ahli gizi serta psikologi hingga fisioterapi," terangnya di Gedung KONI DKI Jakarta. 

dr Andika Raspati menambahkan, saat ini tim kesehatan sudah siap melayani atlet Pelatda. Jika merujuk pada tahun sebelumnya banyak atlet yang cidera dibagian kaki. 

Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah sebelumnya mengatakan PKS dilakukan pada 57 cabang olahraga. Dan kegiatan ini  untuk menginput sekaligus validasi data para cabor yang ikut Pelatda menuju PON 2024.    

Berita Terkait : Blusukan Ke Pasar, Bank DKI Ajak Pedagang Manfaatkan KUR

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) 1 KONI Provinsi DKI Jakarta, Ferry Y Watimena melanjutkan PKS dilakukan pasca atlet melakukan tes fisik. PKS ini menjadi rujukan dan pegangan untuk.■