Dark/Light Mode

Liga 1 Indonesia

Lawan Persis, Super Elang Jawa Butuh Dukungan Pemain Ke-12

Selasa, 6 September 2022 09:26 WIB
Para pemain PSS Sleman saat latihan. (Foto : LIB)
Para pemain PSS Sleman saat latihan. (Foto : LIB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada Sabtu (10/9) PSS Sleman akan menjamu Persis Solo pada laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo Sleman. Dukungan suporter diharapkan bisa membawa Super Elang Jawa meraih poin.

Hingga pekan ke-8, skuat berjuluk Super Elang Jawa memang dihantui catatan hasil buruk jika tampil di kandang sendiri. Dari empat laga yang dilakoni di Stadion Maguwoharjo Sleman, PSS mencatat sekali menang dan tiga kali kalah.

Satu-satunya kemenangan di kandang yang dicapai saat ini adalah di pekan keempat saat menjamu PS Barito Putera dengan keunggulan 1-0.

Baca juga : Keok Lawan Persikabo, Pesut Etam Fokus Hadapi Persita

Sedangkan saat menjamu PSM Makassar, tim dengan warna kebesaran hijau harus takluk 1-2. Begitu juga saat menjamu Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, mereka harus kalah 0-1.

“Melawan Persis Solo, saat ini mereka juga belum konsisten dan kami juga belum konsisten saat tampil di home. Kita akan lebih bicara lagi mudah-mudahan menemukan solusinya. Meski sama-sama belum konsisten, mudah-mudahan jadi laga yang menarik. Harapannya tentu kita bisa perbaiki hasil saat tampil di kandang sendiri,” kata Seto Nurdiyantoro.

Memang ini bertolak belakang dibanding fakta PSS yang selalu mendapat poin saat menjalani laga tandangnya. Dari empat laga yang sudah dijalani di kandang lawan, skuat berjuluk Super Elang Jawa mampu mengukir satu kemenangan dan tiga hasil imbang.

Baca juga : Kembali Ke Puncak, Laskar Sape Kerrab Dilarang Jumawa

Satu hal penting lainnya adalah di laga nanti, PSS dipastikan tidak akan mendapat dukungan langsung suporter fanatiknya di tiga laga yang akan dimainkan bulan September 2022 ini. Kelompok suporter fanatik PSS ini sudah memutuskan untuk tidak hadir memberikan dukungan langsung kepada PSS di stadion sepanjang bulan ini.

Meski dipastikan bakal berjuang tanpa Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania di stadion, pelatih PSS Seto Nurdiyantoro tetap berharap doa dan restu dari suporternya.

“Dengan suporter, kita selalu komunikasi. Saat ini mereka memilih untuk cooling down. Ada beberapa alasan dan kita pahami itu. Harapannya tetap saling sinergi, pengaruh pasti ada tanpa suporter. Yang utama adalah dukungan dan doanya untuk tim,” ucap Seto.

Baca juga : PSS Sleman Vs Dewa United, Super Elang Jawa Butuh Keajaiban

PSS saat ini masih berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan mengumpulkan 9 poin hasil dari dua kali menang, tiga kali imbang dan tiga kali kalah. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.