Dark/Light Mode

Soal Penggunaan Stadion GBK, Menpora Tunggu Arahan FIFA

Rabu, 9 November 2022 18:31 WIB
Menpora Zainudi Amali menerima Dirut Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, Rakhmadi Afif Kusumo. (Foto : Kemenpora).
Menpora Zainudi Amali menerima Dirut Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, Rakhmadi Afif Kusumo. (Foto : Kemenpora).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menpora Zainudi Amali menegaskan pihaknya akan berkomunikasi dengan FIFA terkait penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk gelaran Piala AFF. Sebab Stadion GBK sebelumnya hanya dikhususnya untuk Piala Dunia U-20 tahun 2023.

Hal itu disampaikan Menpora saat menerima Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi Afif Kusumo di Kemenpora, Rabu (9/11). 

Diketahui venue stadion GBK menjadi salah satu stadion yang dijadikan tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023. Sementara Piala AFF dilaksanakan 20 Desember 2022 - 16 Januari 2023. 

Baca juga : Gelar Peringatan HSP Di IKN, Menpora: Mari Bersatu Bangun Bangsa

"Kami akan berkomunikasi langsung dengan tim FIFA menanyakan hal tersebut (Piala AFF)," kata Zainudin Amali. 

Menurutnya, pihaknya akan menunggu surat secara tertulis dari FIFA terkait diperbolehkan atau tidaknya digunakan untuk event lain sebelum penyelenggaraan Piala Dunia U-20. 

"Kalau dalam jadwal dalam bulan November ini. Namun secraa komunikasi kami ingin mempercepat," katanya. 

Baca juga : Kemah Pemuda HSP Di IKN, Kemenpora: Ini Sejarah Bagi Pemuda Indonesia

Sementara Rakhmadi menjelaskan, FIFA nantinya akan melakukan inspeksi Stadion GBK pada November ini. FIFA, kata dia akan melihat stadion secara langsung. “Mereka (FIFA) akan memeriksa secara langsung dan kami akan meminta kepastian seperti apa baiknya untuk kita bergerak ke depan,” tuturnya. 

Mengenai Piala AFF 2022, Rakhmadi juga belum bisa memastikan apakah Stadion GBK bisa digunakan atau tidak. Dia bilang pihaknya akan menunggu kepastian dari FIFA. 

“Secara kepastiannya kami menunggu. Yang pasti kami di GBK belum bisa menjawab iya atau tidak, karena kami menunggu secara tertulis dari FIFA seperti apa, memperbolehkan atau tidak,” terangnya. 

Baca juga : PII Kawal Pengembangan Transportasi Pintar Di IKN

“FIFA ini kan saya lihat adalah organisasi terbesar untuk sepak bola. Dan kita diberikan kepercayaan oleh FIFA dan ini jadi kebanggaan. Kita fokuskan yang utamanya yaitu FIFA U-20,” pungkas Rakhmadi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.