Dewan Pers

Dark/Light Mode

Perjuangan Atlet Esports Tanah Air Menuju Panggung Dunia

Kamis, 24 November 2022 22:52 WIB
Media Talk Esports Indonesia, Kamis (24/11). (Foto: Istimewa)
Media Talk Esports Indonesia, Kamis (24/11). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Meskipun rangkaian Piala Presiden Esports 2022 telah berakhir, namun perjuangan para atlet esports tentunya belum usai. Bigetron Alpha dan NFT Esports, yang masing-masing berhasil meraih gelar juara untuk cabang game Mobile Legends dan PUBG Mobile, mengikuti seleksi nasional demi mewakili Indonesia untuk ajang IESF 2022.

Turnamen IESF 2022 bisa menjadi salah satu panggung bagi atlet esports untuk membawa nama baik Tanah Air. Maka, penting bagi Piala Presiden Esports 2022 untuk terus menjaga semangat para atlet yang nantinya akan menjadi wakil bagi bangsa dan negara.

Berbagai stakeholder yang berperan untuk memajukan ekosistem esports dalam negeri hadir dalam acara Media Talk, Kamis (24/11), untuk memaparkan kesiapan para atlet esports tersebut. Mewakili panitia penyelenggara turnamen, terdapat Ginta Kamka selaku Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2022. Hadir pula Wakil Ketua Bidang Atlet dan Prestasi PB Esports Indonesia (PBESI) Yohannes Siagian. Kemudian terdapat juga Public Relations Garudaku Yama P Sumbodo.

Berita Terkait : Pengamat: Pasangan Ganjar-Airlangga Paling Ideal

Kesehatan atlet esports yang nantinya akan berlaga juga menjadi perhatian bagi semua pihak. Makanya, turut juga Andi Kurniawan selaku Spesialis Kedokteran Olahraga & Mitra Coda Indonesia. Terakhir, dua perwakilan dari tim esports yang hadir adalah Febrianto Genta Prakasa dari NFT Esports dan Vinzent Indra sebagai Team Director Bigetron Alpha.

Ginta Kamka berharap, NFT Esports dan Bigetron Alpha selaku jawara Piala Presiden Esports 2022 dapat meneruskan perjuangan mereka ke kancah internasional. Ia juga menekankan pentingnya persiapan yang matang baik secara fisik maupun mental.

“Piala Presiden Esport 2022 merupakan salah satu jalur kualifikasi menuju IESF 2022, sehingga tentunya kami berharap bahwa jika NFT Esports dan Bigetron Alpha dapat meneruskan semangat mereka dan mengukir prestasi di ajang internasional. Harapan besar tersebut juga harus didukung dari persiapan yang matang, baik dari segi fisik maupun mental,” ujar Ginta.

Berita Terkait : Luhut: Jangan Pernah Berpikir, Ada Negara Lain Yang Bisa Ngatur Dan Ngakalin Kita

Menambahkan hal tersebut, Yohanes Siagian mengungkapkan bahwa hadirnya Piala Presiden Esports merupakan langkah penting bagi ekosistem esports. Acara ini juga memberikan kesempatan kepada atlet-atlet baru untuk menapaki karier mereka di skena pro.

“Piala Presiden Esports 2022 ini merupakan sesuatu yang sangat penting bagi ekosistem kita. Turnamen ini bukan hanya mengangkat game-game yang sudah established, tapi juga lebih penekanan ke game-game lokal seperti Battle of Guardians dan Lokapala. Maka dari itu turnamen ini juga memberikan kesempatan kepada atlet-atlet yang mungkin bukan dari level pro untuk bersinar,” ucapnya.

Sementara itu Yama P Sumbodo mengapresiasi gelaran Piala Presiden Esports 2022. Ia mengatakan jika kolaborasi antara seluruh ekosistem esports sudah terjalin sangat baik dan harus perlu dilanjutkan.

Berita Terkait : Gus Halim Kampanyekan Peran Penting Perempuan dalam Pembangunan Desa

“Kami mengapresiasi sekali kolaborasi antara seluruh ekosistem esports mulai dari Garudaku, KINCIR, dan PBESI yang sudah terjalin sangat baik dan perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Nantinya kita berharap akan bisa menemukan bibit-bibit terbaik dari ajang Piala Presiden Esports selanjutnya. Garudaku ingin mengucapkan selamat kepada pemenang Piala Presiden Esports 2022 yang akan bersiap untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang IESF 2022 nanti,” ucap Yama.■