Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan, pihaknya selalu menyerap aspirasi Asprov, dalam setiap pengambilan keputusan terkait pembinaan sepak bola Indonesia.
Hal ini ditegaskan Erick, dalam konferensi pers Sarasehan PSSI kedua digelar di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (19/3).
"Kita Exco, tidak hanya mengutuskan dari atas, tetapi juga melihat situasi di bawah," ujar Erick.
Baca juga : Erick Geber Kerja Sama PSSI, Setelah Arab & Jepang, Kini Australia
"Kita jangan bicara masalah satu dan lainnya, yang akhirnya malah memecah belah kita. Kita harus mencari solusi bersama-sama, dan itu harus konkret," imbuhnya.
Erick bilang, Indonesia punya mimpi menjadi negara maju di tahun 2045. Ekonominya, diharapkan tembus 4-5 besar dunia. Diharapkan pula, 2045 menjadi tahun keemasan sepak bola Indonesia.
"Paling tidak, kita masuk 50 besar negara sepak bola dunia," ucap Erick.
Baca juga : Survei IPO: Dukungan PBNU Beri Dampak Kenaikan Elektabilitas PAN
Mantan Presiden Inter Milan itu menuturkan, mengantar PSSI tembus 50 besar dunia, bukan perkara mudah. Perlu keberanian dan tekad untuk mencapainya.
Karena itu, pembinaan usia dini - mulai umur 9 tahun - dalam persepakbolaan Indonesia harus dijalankan. Agenda ini masuk topik sarasehan PSSI kedua.
"Kami juga menetapkan tenggat waktu terkait isu-isu yang sedang dibahas tersebut," pungkas Erick. ■
Baca juga : Kebakaran Di Taman Argasoka
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya