Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pebalap Formula One (F1) Fernando Alonso berhak mendapatkan kembali podium ke100 dalam kariernya, dengan finis di posisi ketiga Grand Prix (GP) Jeddah, Arab Saudi.
Ini setelah penalti keduanya dicabut, menyusul banding dari tim Aston Martin pada Minggu (19/3). Alonso sempat memimpin lomba, saat menuju tikungan pertama Sirkuit Jeddah Corniche setelah start dari P2.
Tapi, Alonso diganjar penalti pertama karena posisi mobil kurang pas pada grid sebelum start. Pebalap asal Spanyol itu menjalani penalti tambahan lima detik itu saat pitstop pada periode Safety Car menyusul kerusakan teknis rekan satu timnya Lance Stroll yang terpaksa menghentikan mobilnya di pinggir lintasan.
Sembari menahan gempuran duet Mercedes George Russell dan Lewis Hamilton, Alonso mampu menyelesaikan balapan sepanjang 50 putaran itu di tempat ketiga di belakang juara balapan Sergio Perez dan Max Verstappen yang kembali menegaskan dominasi Red Bull.
Baca juga : Hamilton Cuma Butuh Waktu Buat Naik Podium
Setelah merayakan podium bersama dua pebalap Red Bull, Alonso mendapati steward telah melakukan investigasi lanjutan. Lalu menjatuhkan penalti kedua untuk dirinya.
Para pengawas balapan mendapati bahwa ketika Alonso menjalani penalti lima detik, dongkrak untuk mengungkit bagian belakang mobil saat mengganti ban telah menyentuh mobil AMR23 itu sebelum penalti lima detik tersebut diterapkan.
Steward kemudian memberi tambahan penalti 10 detik kepada Alonso seusai lomba sehingga posisi finisnya turun ke P4 dan George Russell mewarisi podium untuk Mercedes.
Beberapa jam setelah itu, tim Aston Martin banding, lalu steward mencabut penalti kedua untuk Alonso dan mengembalikan podium bagi sang pebalap.
Baca juga : Uber Formula E, KPK Dapatnya Bansos Beras
Dengan demikian, posisi finis GP Arab Saudi tidak mengalami perubahan dari hasil awal. “Setelah meninjau ulang bukti baru, kami memutuskan bahwa tidak ada kesepakatan, seperti yang diutarakan steward sebelumnya. Dongkrak yang menyentuh mobil sama saja dianggap mengerjakan mobil itu, “ demikian pernyataan FIA.
“Kami mempertimbangkan bahwa keputusan awal untuk menerapkan penalti terhadap mobil 14 (Alonso) harus dicabut.” Alonso tampak tidak gelisah mendapati penalti tersebut, namun menyalahkan FIA karena tidak becus menerapkan penalti.
“Saya tidak terlalu kecewa,” kata Alonso dikutip AFP. “Ini baik dan tidak terlalu menyakitkan. Saya di podium, saya berfoto, dan saya mendapat trofinya. Saya melakukan selebrasi dengan sampanye. Anda tidak bisa menerapkan penalti 35 lap setelah pitstop. Apabila saya tahu soal penalti itu, saya akan melaju lebih kencang 11 detik dengan mobil itu, “ ujar Alonso.
Alonso yang menjalani rekor start ke-357 menyanjung kerja keras timnya. “Mereka telah membuat mobil fantastis, mengeksekusi dengan baik saat balapan di sini dan di Bahrain dengan strategi dan sekarang dua podium,” kata Alonso.
Baca juga : Kokola Peduli Bantu Korban Kebakaran Plumpang
“Mereka memberi saya kekuatan. Saya berupaya sekuat tenaga saat balapan dan saat kualifikasi. Dua pebalap Red Bull terlalu jauh,. Tapi, yang lain berada di belakang kami, jadi saya senang dengan itu.”
Dengan hasil itu, Verstappen sementara masih memimpin klasemen dengan 44 poin, diikuti Perez yang terpaut satu poin dan Fernando Alonso dengan koleksi 30 poin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya