Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lewat Misi Garuda Emas
Suporter Dukung Rencana Strategis Erick Thohir Wujudkan Indonesia Tembus Ranking 45 FIFA
Rabu, 19 April 2023 17:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekjen Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PSSI) Richard Ahmad mendukung impian Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir dalam mewujudkan peta jalan atau roadmap sepak bola nasional dengan menargetkan Indonesia menembus ranking 45 FIFA.
Menurut Richard, sejumlah langkah yang sudah disiapkan PSSI sudah tercantum dalam cetak biru transformasi sepak bola Indonesia dalam proposal Garuda Emas.
Upaya tersebut harus mendapatkan dukungan dari seluruh stakeholder sepak bola Tanah Air agar impian tersebut dapat terwujud.
"Kalau langkahnya, roadmap-nya sudah disiapkan sih baiknya disesuaikan dengan rencana-rencana itu. Berarti harus punya visi yang sama semuanya, terutama Exco, kemudian stakeholder dalam pengertian asprov-nya seluruh Indonesia sampai tingkatan klub dan juga akademi atau SSB yang di bawahnya, itu harus sama visinya," ujar Richard, Rabu (19/4).
Dikatakan Richard, PSSI juga perlu bergandengan tangan dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam hal penyediaan infrastruktur baik itu sarana maupun prasarana untuk mendukung sepak bola modern.
“Tentu sinerginya dengan pemerintah terkait dengan infrastruktur terkait dengan sarana prasarana itu juga, karena kan kalau kita urusannya dengan pemerintah kan tidak hanya bicara soal Pemerintah Pusat, kita sudah bicara di tingkat pemerintah pusat tetapi kan ternyata pemerintah daerahnya tidak on, tidak sama kan sama aja begitu,” ucapnya.
Baca juga : Pakar Dukung Manuver Erick Thohir Sikat Wasit Nakal
Di luar itu, Richard juga mendorong adanya dukungan dari para tokoh masyarakat dan tokoh agama bagi kemajuan sepak bola nasional.
“Kita juga sinergi sama dengan tokoh masyarakat tokoh agama sinergi agar memang semuanya ter-cover, ter-support dari semua lini apa pun jangan sampai ada celah yang memang menjadi kerikil atau batu sandungan,” sambung Richard.
Selain roadmap yang sudah disusun, PSSI juga harus menyesuaikan dan memastikan 'role of the game' atau peraturan yang ada dalam PSSI harus sesuai dengan hukum sepak bola internasional sebagaimana peraturan yang telah ditetapkan FIFA.
“Kemudian setelah itu dipastikan langkah hukumnya soal peraturan hukum-hukum yang di Indonesia kita atau sepak bola internasional hanya kan begitu dipastikan,” urainya.
Tujuan kepastian hukum itu, kata Richard, agar polemik mengenai Israel tidak kembali terulang di kemudian hari yang mengakibatkan batalnya Indonesia menjadi tuan rumah dan gagal tampil sebagai peserta Piala Dunia U-20 2023.
“Agar memang di kemudian hari tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan Kalau hal-hal yang seperti kemarin (Piala Dunia U20). jadi semuanya berjalan itu tidak hanya soal kepastian kepastian tetapi harus semua road mapnya harus jelas,” imbuh Richard.
Lebih lanjut, Richard yang juga mantan Ketua Umum The Jakmania itu mengatakan, masalah hukum merupakan hal yang mendesak untuk segera dibenahi Erick Thohir.
Kasus tragedi Kanjuruhan merupakan kasus yang sudah menjadi sorotan dunia internasional, sehingga harus segera tuntas tidak hanya formal secara hukum, melainkan juga memberikan rasa keadilan bagi masyarakat dan suporter secara nyata.
“Kalau dalam langkah awal ini tentunya terkait apa yang disampaikan presiden FIFA ya terkait dengan masa depan sepak bola kita pasca Kanjuruhan ini menjadi kepastian hukum pasca Kanjuruhan itu penting. Kasus ini sudah selesai atau belum ini jangan sampai jadi batu sandungan kalau menurut hukum Sudah selesai belum tentu menurut masyarakat sepak bola kan begitu,” urainya.
Richard menuturkan, kasus Kanjuruhan harus menjadi perhatian bersama dan jadi atensi khusus bagi PSSI dan juga pemerintah. Oleh karenanya permasalahan hukum tersebut harus tuntas.
“Masyarakat sepak bola sudah selesai tapi belum tentu dengan stakeholder-nya yang lain misalnya begitu. Jadi harus semuanya clear dari pihak pemerintahnya dari hukumnya dari masyarakat olahraganya, dari masyarakat suporternya harus clear tuh semuanya baru langkah selanjutnya bisa jalan. Tapi kalau ini kerikil-kerikil ini belum selesai, belum inkrah katakan, pasti ada percikan-percikan,” ingatnya.
Di satu sisi, Richard percaya dengan segudang pengalaman Erick Thohir dalam dunia sepak bola, mampu membenahi benang kusut yang terjadi dalam wajah sepak bola tanah air.
Baca juga : Suporter Dukung Erick Thohir Temui FIFA, Bawa Cetak Biru Garuda Mendunia
“Kalau bicara leadership Erick Thohir pasti punya dasar dan dia punya kemampuan hal itu,” tukas Richard.
Untuk diketahui, dalam dua bulan terakhir setelah dipimpin Erick Thohir, Indonesia menempati ranking 149 FIFA. Erick Thohir mematok 'Merah Putih' bisa menduduki peringkat 45.
Harapan tersebut disampaikan oleh Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Target prestasi sepak bola Indonesia itu, sejalan dengan target ekonomi.
"Ketika 2045 Indonesia punya target tinggi, lima besar dunia ekonomi, maka sepak bola punya target. Erick Thohir punya target kita nomor 45 di dunia minimal," ucap Arya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya