Dark/Light Mode

Olimpiade Paris 2024, Fajar/Rian Jadi Andalan

Minggu, 23 Juni 2024 05:42 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto : Ist)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hasil negatif yang diperoleh para pebulutangkis yang lolos ke Olimpiade Paris 2024 di beberapa turnamen terakhir, tak menutup optimisme untuk meraih prestasi.

Kapasitas dan optimisme pemain jadi kuncinya. Itu jadi keyakinan legenda bulutangkis ganda putra Indonesia Candra Wijaya. Secara khusus, Candra yakin, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto alias Fajri bisa mendulang prestasi di Paris.

Alasannya, kata dia, juara All England 2023, 2024 itu memiliki kapasitas cukup serta optimisme yang tidak berlebihan. Makanya, pria yang kini duduk di Tim Adhoc Olimpiade 2024 sekaligus mentor Fajar/Rian menilai, keduanya punya kans cukup bagus untuk bersinar.

“Saya sampaikan ke mereka, ini bukan jadi beban, tapi sebaliknya jadi motivasi yang baik dan proporsional,” ucap Candra, saat ditemui di Jakarta.

Baca juga : Piala Eropa 2024, Ronaldo: Kami Akan Ke Final

Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan itu menambahkan, tantangan yang berat harus dinikmati sekaligus sebagai Amanah. Dalam hal ini, karena duet yang kerap disapa FajRi itu ingin mencetak sejarah.

“Satu per satu harus all out, itulah optimisme. Kapasitas mereka bagus,” tegasnya.

Candra tetap memuji penampilan FajRi di beberapa turnamen terakhir. Dia menilai, para pemain mampu menunjukkan skala prioritas, dengan menyajikan permainan apik di momen-momen penting, seperti All England dan Thomas Cup 2024.

Dia mengaku telah mengikuti perjalanan para pemain sejak Desember lalu. Menurutnya, banyak turnamen ini sebenarnya juga harus direm, harus bisa melihat, mana turnamen yang mesti dimaksimalkan, dan mana yang tidak.

Baca juga : Olimpiade Paris 2024, PBSI Genjot Fisik Fajar/Rian

Dia melihat, para pemain sudah cerdas. Demi fisik di Paris. “Mereka sudah melewati itu dengan baik, itu bisa menjadi modal yang besar untuk tampil di Paris,” katanya.

Untuk sektor tunggal putra, catatan diberikan legenda Indonesia di sektor tersebut, Taufik Hidayat. Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie sebelumnya dinilai masih punya PR untuk diselesaikan jelang di Olimpiade Paris 2024.

Terlepas dari masalah fisik dan strategi, Taufik yang kini jadi mentor kedua pemain menilai, penting bagi Ginting dan Jonatan untuk mengatasi aspek mental pasca menelan hasil kurang memuaskan.

Dia mengaku sudah berbicara dengan kedua pemain dan juga tim pelatih. “Mereka secara mentalnya mungkin antiklimaks di Indonesia Open,” kata Taufik.

Baca juga : Alcaraz Dan Nadal Siap Tempur

Peraih emas Olimpiade Athena 2004 itu mengatakan, dia melihat sejak ajang Thomas Cup, Singapura, dan terakhir Indonesia Open, keduanya melakukan kesalahan yang sama. Hal tersebut juga sudah diakui para pemain.

Kini, waktu menuju ajang terbesar di dunia itu hanya kurang dari sebulan. Dari segi teknik dan fisik, Taufik mengaku tidak meragukan keduanya. “Cuma kini tinggal dari mentalnya, ini harus bagaimana,” pungkas Taufik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.