Dark/Light Mode

Kapal Milan Nyaris Karam

Minggu, 17 Mei 2026 06:20 WIB
Jajaran manajemen hingga pelatih Milan terancam dirombak total. (Foto: Facebook)
Jajaran manajemen hingga pelatih Milan terancam dirombak total. (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Allegri dan penasihat klub Ibrahimovic sudah 3 bulan bermusuhan. Chief Executive Officer (CEO) Milan Furlani dan Direktur Olahraga Tare juga terancam dipecat, buntut dari kemarahan suporter.

AC Milan sedang mode krisis usai musim Serie A yang suram. Krisis memicu ancaman besar di level manajemen dan pelatih. Massimiliano Allegri, Igli Tare, Giorgio Furlani, hingga Zlatan Ibrahimovic, kini disebut sama-sama berada di ujung tanduk. 

Kondisi buruk Rossoneri semakin terlihat setelah mereka hanya meraih 7 poin dari 8 pertandingan terakhir Serie A. Hasil tersebut membuat AC Milan turun ke posisi 4 besar dan memicu kemarahan besar dari suporter. 

Baca juga : MotoGP Catalunya, Toprak Tiru Settingan Motor Quartararo

Sebagai respons atas performa buruk tim, skuad Milan menjalani training retreat di markas latihan Milanello. Namun, situasi di luar lapangan justru disebut lebih panas. Sejumlah laporan media Italia menyebut Pelatih Allegri berpotensi mundur atau dipecat setelah berselisih dengan penasihat senior RedBird, Zlatan Ibrahimovic. Kabarnya mereka sudah 3 bulan bermusuhan. 

Ketegangan internal semakin meningkat setelah muncul petisi pemecatan CEO Giorgio Furlani. Di tengah tekanan besar tersebut, Furlani justru dikabarkan ingin mendepak Direktur Olahraga Igli Tare. Padahal, Tare baru menjalani satu musim bersama Milan. 

Banyak pihak di Italia mulai meyakini Tare hampir pasti meninggalkan San Siro pada musim depan. Nama Tony D’Amico muncul sebagai kandidat terkuat pengganti Tare. CEO Atalanta Luca Percassi, bahkan mengakui D’Amico sedang diminati klub-klub besar setelah mendapat pendekatan serius. 

Baca juga : Harga-harga Naik, Pengusaha Njerit

Namun, kedatangan D’Amico berpotensi memunculkan perubahan kekuasaan baru di tubuh Milan. Dia disebut bisa mendapatkan wewenang lebih besar yang berimbas pada berkurangnya pengaruh Furlani dan Ibrahimovic. 

Posisi keduanya mulai goyah setelah gelombang protes suporter terus membesar. MilanNews melaporkan, ada kemungkinan Ibrahimovic justru mendapatkan pengaruh lebih besar di klub, jika tekanan suporter terhadap Furlani terus meningkat. 

Krisis tersebut membuat masa depan AC Milan memasuki periode penuh ketidakpastian. Jika hasil buruk terus berlanjut, revolusi besar di San Siro tampaknya sulit dihindari pada akhir musim nanti. Kapal Milan nyaris karam. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.