Dark/Light Mode

U-22 Juara Saat PSSI Gonjang-ganjing

Uang Miliaran Ini Hadiah, Bukan Suap

Kamis, 28 Februari 2019 10:26 WIB
Kemenangan Timnas U-22 meraih Piala AFF di Kamboja, disambut hangat sebagian warga Indonesia. Tampak Menpora, Imam Nahrawi (kedua dari kiri) menyerahkan hadiah uang Rp 2,1 Miliar pada Timnas U-22 yang diwakili Indra Sjafri (kedua kanan), Rabu (27/2). (Foto: IG @nahrawi_imam).
Kemenangan Timnas U-22 meraih Piala AFF di Kamboja, disambut hangat sebagian warga Indonesia. Tampak Menpora, Imam Nahrawi (kedua dari kiri) menyerahkan hadiah uang Rp 2,1 Miliar pada Timnas U-22 yang diwakili Indra Sjafri (kedua kanan), Rabu (27/2). (Foto: IG @nahrawi_imam).

 Sebelumnya 
Bertemu langsung Presiden Jokowi. Bisa salaman. Bisa ngobrol. Bisa selfi-selfian. Nahrawi begitu bersemangat. Baginya, ini momentum dan kabar terindah bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Di tengah situasi yang mendorong semua untuk berprestasi, timnas U-22 sudah membuktikan itu,” katanya. Mewakili tim, Indra Safri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, PSSI juga rakyat Indonesia. Dia yakin, perjuangan anak asuhnya ini tak lepas dari dukungan seluruh Rakyat Indonesia.

Baca juga : Dhani Yang Garang Itu, Kok Jadi Cengeng

Coah asal Sumatera Barat ini pun memastikan, tak akan berhenti di sini. Dia dan anak asuhannya terus berkomitmen untuk mengukir prestasi.

“Ada AFC, ada SEA Games,” katanya sambil memastikan, tim tidak akan dulu pulang ke rumah masing-masing meski sudah menggondol piala dan bonus. “Kami langsung fokus latihan,” katanya.

Baca juga : 37 Pejabat PUPR Kembalikan Uang Miliaran Rupiah Ke KPK

Prestasi Timnas U-22 seolah menjadi cahaya di tengah kegelapan yang menaungi PSSI. PSSI kini sedang porak poranda setelah oknum-oknumnya dilanda kasus suap pengaturan bola. Sejumlah pejabatnya dicokok Satgas Anti Mafia Bola.

Terakhir, Senin lalu, mantan Exco PSSI Hidayat ditetapkan sebagai tersangka. Hidayat diduga berperan mengatur perangkat pertandingan dan melakukan penyuapan pertandingan Liga 2 2018 antara Madura FC dan PSS Sleman.

Baca juga : Kyai Dan Santri Jangan Takut Sebarkan Informasi Yang Benar

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono sudah duluan menjadi tersangka di kasus yang sama. Joko ditetapkan sebagai tersangka karena diduga merusak barang bukti terkait pengaturan skor. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (14/2) lalu. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.