Dark/Light Mode

Tulis Surat Ke Menhan

Dhani Yang Garang Itu, Kok Jadi Cengeng

Rabu, 27 Februari 2019 14:12 WIB
Surat Dhani Untuk Menhan. (Foto : Istimewa).
Surat Dhani Untuk Menhan. (Foto : Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Berada di penjara memang tidak mengenakkan. Kondisi itu sedang melanda Ahmad Dhani. Musisi yang jadi terpidana kasus ujaran kebencian itu, kemudian mencurahkannya kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Curahan hati itu dituliskan Ahmad Dhani melalui secarik surat yang sengaja ditulis tangan. Surat itu viral di media sosial. Isi suratnya dikhususkan untuk Ryamizard. Dhani menyebut Ryamizard sebagai Kakanda. “Surat kepada Jenderal Ryamizard Ryacudu,” tulis Ahmad Dhani mengawali isi suratnya.

Di dalam surat itu, Dhani mengeluhkan penahanan dirinya karena dianggap sebagai seorang yang anti China dan anti Kristen. “Siap jenderal, lapor saya divonis Hakim PN sebagai pengujar kebencian berdasarkan SARA. Saya divonis ‘Anti China’. Saya divonis ‘anti kristen’,” ujar Dhani dalam suratnya.

Tudingan itu, menurutnya, sangat tidak mendasar. Sebab, Dhani mengaku mempunyai saudara yang beragama Nasrani juga mempunyai rekan kerja seorang Tionghoa. “Kakanda jenderal pasti tidak percaya bahwa saya anti China dan anti Kristen. Apalagi, saudara saya yang Nasrani dan partner bisnis saya yang kebanyakan Tionghoa. Tapi kenyataannya, saya divonis begitu,” masih kata Dhani.

Suami Mulan Jameela ini mengenang ketika dirinya berseteru dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) karena mempertahankan NKRI. Pada saat itu, Ryamizard masih menjabat Kepala Staf TNI AD memerintahkan Band Dewa 19 untuk memberikan semangat kepada warga Aceh untuk cinta NKRI.

Baca juga : Direktur ATKP Makassar Yang Baru, Resmi Dilantik

Ketika berada di atas Tank, tanpa rasa takut terus meneriakkan NKRI harga mati. Padahal, bisa saja GAM menembaki. Tapi, itu dilakukan demi Indonesia pusaka. “Tapi sekarang situasinya aneh jenderal. Setelah saya mengajukan upaya banding, saya malah ditahan 30 hari oleh Pengadilan Tinggi. Di hari yang sama keluar penetapan baru dari Pengadilan Tinggi yang akhirnya saya ‘ditahan’ karena menjalani sidang atas perkara yang seharusnya tidak ditahan (karena ancaman hukumannya di bawah 4 tahun,” pungkas Dhani.

Dalam surat yang ditulis di Rutan Medaeng, Selasa (26/2), Dhani mengaku kangen sop buntut buatan Nyonya Ryamizard Ryacudu. Sikap Dhani yang mengeluh ke Ryamizard ramai diperbincangkan warganet. Andri Putra menyebut, Dhani sudah mulai merasakan bagaimana berada di penjara. “Ha ha ha takut ya di tahanan. Wakakkakakakk ngadu sana sini.

Udah sih ikutin aja proses hukumnya. Katanya taat hukum, kalau gak mau ditahan dan diadili, jaga lisanmu, jaga perbuatanmu sesuai aturan dan per UU yang berlaku,” sindir dia.

Danile mengatakan, Dhani seharusnya tidak perlu curhat kemana-mana. Jangan cengeng. “Apa yang terjadi karena lisanmu sendiri, karena perbuatanmu sendiri yang merugikan dan menyakiti orang lain. Sekarang terima dengan lapang dada. Harusnya jangan curhat sana sini, emangnya ente doang yang paling bener,” dia mengingatkan.

Pandangan serupa juga diutarakan oleh Heri Heryanto. “Hahaha... Ciuuuuuut.. Ngaduu..... Dulu ya dulu, sekarang ya sekarang dan pikiran bisa berubah karena ucapan.. Nikmatin aja.. Itu namanya politik hai anak muda... Kalau ngak mau kena getah jangan main politik.. Main gitar aja bernyanyi,” ujar dia menyindir.

Baca juga : Luhut Bilang Jokowi Pantas Jadi Kopassus

Jefri lebih sadis lagi mengomentari sikap Dhani. “Cemen.. Cengeng... Nggak gentle.. Lebayy.. Tukang ngadu... Nepotisme... Minta dikasihanin..??? Hadapi dengan senyuman,” sindirnya pedas.

Menguatkan ucapan Jefri, Threekaone mengaku tak habis pikir dengan sikap Dhani yang curhat ingin dikasihani. “Saya pikir Dhani adalah orang yang gentle penuh kesabaran menghadapi ujian... Ternyata lemah, cengeng, lemas, ga punya gairah, ga segarang pas dia teriak-teriak... Malah sekarang merengek-rengek.”

Masih dengan nada menyindir, Vegee justru mengaku kangen dengan sikap Dhani yang garang dan angkuh dalam menghadapi berbagai hal. Tetapi, ketika masuk penjara malah merengek-rengek dan nangis nangis meminta bantuan. “Memalukan.”

Rudi Pasaribu kasian bukan hanya kepada Dhani, tetapi juga kepada Ryamizard. Menhan diseret-seret ke ranah hukum, sehingga menimbulkan kesan jika Menhan bisa melakukan intervensi hukum yang ada di Indonesia.

“Kasihan juga pak menhan, masak beliau dibawa-bawa. ckckck anehhhhh. Apa urusannya pak Menhan dibawa-bawa, ngawur ini si Dhani. Jangan dipedulikan, Pak Jenderal,” sarannya.

Baca juga : Alamak, Mantan Bupati Lampung Tengah Jadi Tersangka Lagi

Jacky mempertanyakan kepada Dhani mengapa membuat surat kepada Menhan bukan kepada Prabowo. “Kok hanya ke Menhan doang ngadunya, sekalian aja ke Jokowi siapa tau beliau iba..... Tapi rasa-rasanya kagak peduli juga,” ujar M.Anam.

Rikky Sundjaya menduga Dhani ingin meminta bantuan kepada Jokowi tetapi melalui Menhan. “Maksudnya minta tolong sampaikan pada Pak Jokowi Jendral,” tulisnya. [REN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.