Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Formula 1, Hamilton Ngaku Dijegal Steward

Selasa, 29 September 2020 12:11 WIB
Lewis Hamilton. (Foto : Istimewa)
Lewis Hamilton. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton menuding penalti yang diterimanya pada balapan Grand Prix Formula 1, Rusia 2020 itu ulah race steward  yang tak ingin melihatnya dia menang.

Gegara penalti itu, Hamilton harus puas finis di urutan ketiga dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Sochi, Minggu (27/09)itu. Hamilton mendapat penalti karena ketahuan melakukan latihan start di tempat yang dilarang sebelum balapan.

Baca juga : Juara GP Belgia, Hamilton Nggak Ada Lawan

Pebalap asal Inggris Raya itu menerima dua penalti lima detik, sehingga total penalti yang didapat ialah 10 detik. Dia menilai hukumannya terlalu berlebihan. Hukuman tersebut sempat membuat posisi Hamilton melorot ke posisi ke-11.

Namun, Lewis Hamilton bisa memperbaiki posisi sebelum menempel dua pesaingnya di barisan depan, Max Verstappen (Red Bull Racing) dan rekan setimnya, Valtteri Bottas.

Baca juga : Formula 1, Verstappen Ngebet Jegal Hamilton

“Mereka mencoba menghentikan saya. Namun, tak masalah. Saya akan bangkit lagi dari sini,” kata pebalap berusia 35 tahun ini.

Hamilton menjelaskan, tidak ada pebalap yang dihukum sebelumnya ketika melakukan latihan di tempat yang dilarang race steward itu. “Saya harus mengecek ulang peraturannya. Sebelum ini tidak ada pembalap dihukum karena alasan sesepele ini,” ucap Hamilton.

Baca juga : Formula One, Hamilton Dekati Rekor Podium Schumacher

Pengawas balapan FIA akhirnya mencabut hukuman Hamilton setelah meninjau ulang percakapan audionya dengan tim. [KW]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.