Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan petenis nomor satu dunia Roger Federer dipastikan absen dalam turnamen tenis Australia Terbuka 2021. Ini menjadi momen pahit bagi Fedex, julukan Federer. Untuk pertama kalinya sepanjang karier, dia absen di turnamen Grand Slam tersebut.
Direktur Turnamen Grand Slam Australia Terbuka Craig Tiley mengatakan, Federer absen karena harus melakukan pemulihan dari dua kali operasi lututnya. Dia menjalani operasi lutut pada Februari. Lalu beberapa bulan kemudian, melakoni operasi kedua.
“Pada akhirnya, Roger kehabisan waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi kerasnya Grand Slam. Dia sangat kecewa karena tidak akan datang ke Melbourne pada 2021,” kata Tiley seperti ditulis AFP, kemarin.
Petenis asal Swiss ini absen dari lapangan pertandingan sejak Februari 2020. Tetapi, baru-baru ini pemain berusia 39 tahun itu melanjutkan latihan dan masuk dalam daftar untuk Grand Slam pembuka tahun ini di Melbourne yang dimulai 8 Februari.
Baca juga : Australia Terbuka 2021, The Djoker Bidik Gelar Kesembilan
Penyelenggara Australian Terbuka 2021 memang berharap turnamen ini bisa diikuti banyak petenis. Terutama para petenis top agar dunia pertenisan bisa kembali bangkit, meski dibayangi kekhawatiran pandemi Covid-19.
Asosiasi Tenis Australia dan pemerintah negara bagian Victoria telah sepakat menyelenggarakan Australian Terbuka pada 8 Februari 2021.
Jadwal tersebut mundur tiga pekan dari yang dijadwalkan karena pandemi Covid-19. “Kami memiliki komitmen dari setiap petenis dunia tampil di Australia Terbuka, termasuk Federer,” kata Tiley.
Agen Federer, Tony Godsick menyatakan, petenis yang telah enam kali menjuarai Australian Terbuka itu belum siap 100 persen tampil. Meski, cederanya mengalami banyak kemajuan, dia tidak mau mengambil risiko.
Baca juga : Australia Open, Ljubicic Yakin Federer Digdaya
“Setelah berkonsultasi dengan timnya, dia memutuskan akan tampil setelah Australia Terbuka,” ujar Godsick.
Menurut laman resmi Australia Terbuka, Ausopen.com, Federer merupakan juara enam kali di turnamen tersebut. Pertama kali dia raih pada 2004 dengan menaklukkan petenis Rusia, Marat Safin di final.
Petenis kelahiran Basel, Swiss, 39 tahun lalu ini mengulangi catatan terbaik di Australia Terbuka pada 2006, 2007, 2010, 2017 dan 2018.
Raihan gelar Federer di Australia Terbuka masih di bawah petenis nomor satu dunia saat ini Novak Djokovic, yang juara delapan kali pada edisi 2008, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2019 dan 2020.
Baca juga : Sembuh Dari Cedera, Fedex Incar Australia Open 2021
Catatan gelar Federer itu sama dengan raihan petenis Australia 1961, 1963, 1964, 1965, 1966, dan 1967 ketika turnamen tersebut masih melibatkan petenis berstatus amatir. [KW]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya