Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tanggap Covid-19
Australia Gelontorkan Rp 22 M Ke Muhammadiyah dan NU
Kamis, 9 Juli 2020 06:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Australia akan menyediakan 2,2 juta dolar Australia (sekitar Rp22 miliar) anggaran penanggulangan bencana untuk digelontorkan ke Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).
Dana tersebut mendukung kegiatan kedua lembaga tersebut dalam penanggulangan pandemi berbasis masyarakat, membangun kapasitas lokal, dan memastikan ketahanan pangan bagi rumah tangga yang penghidupannya terganggu akibat pandemi.
Baca juga : Digoyang, Koalisi Gerindra Dan PDIP Makin Kokoh Usung Pradi dan Afifah
“Karena pandemi ini berlangsung dengan cepat dan dampak jangka panjangnya masih belum diketahui, kami fokus pada bantuan melalui organisasi lokal untuk mendukung upaya pemerintah dalam fase respons dan pemulihan,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan dalam keterangan tertulis, Rabu (7/7).
Melalui program Kemitraan Indonesia Australia untuk Kesiapsiagaan Bencana (SIAP SIAGA), Australia akan memberikan 1 juta dolar Australia kepada NU untuk Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI NU) dan 1,2 juta dolar Australia ke Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC).
Baca juga : Hadapi Covid-19, Indonesia Dorong UNESCO Prioritaskan Sektor Pendidikan
"Kolaborasi ini bertujuan membantu mendukung pemerintah dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan rumah tangga dalam menghadapi Covid-19 dan beradaptasi dengan new normal melalui peningkatan upaya pencegahan berbasis masyarakat," kata Ketua LPBI NU M Ali Yusuf.
"Sementara MDMC akan fokus pada kampanye pendidikan dan memastikan keamanan pangan kelompok yang paling rentan seperti korban PHK, mereka yang tidak menerima bantuan sosial pemerintah, rumah tangga yang dikepalai wanita, lansia, dan penyandang disabilitas," ujar Wakil Ketua MDMC Rahmawati Husein.
Muhammadiyah mensosialisasikan hal-hal terkait Covid-19.
Baca juga : Ikatan Istri Partai Golkar Sumbang Wastafel Portabel Ke Rumah Ibadah
Program SIAP SIAGA juga bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian lain untuk mendukung pekerjaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia yang mengoordinasikan respons terhadap krisis ini.
SIAP SIAGA adalah kemitraan lima tahun antara pemerintah Indonesia dan Australia untuk memperkuat manajemen risiko bencana di Indonesia. Australia telah mengadaptasi program pembangunan 2019-2020, yang diperkirakan sebesar 298,5 juta dolar Australia di Indonesia, dan memprioritaskan 44,8 juta dolar Australia untuk mendukung respons kesehatan, kemanusiaan, dan ekonomi Indonesia terhadap Covid-19. [MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya