Dark/Light Mode

Jelang Turnamen Leg Asia 2021

Atasi Jenuh, Baca Buku Hingga Memasak Dilakukan Atlet Saat Karantina

Minggu, 10 Januari 2021 18:03 WIB
Pemain tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, saat memasak selama karantina di Bangkok. (Foto: PBSI)
Pemain tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, saat memasak selama karantina di Bangkok. (Foto: PBSI)

 Sebelumnya 
Selama berada di kamar, pemain seperti Fajar Alfian memilih kegiatan yang santai dan tidak menguras fisik. Dia misalnya memilih membaca buku. Selain itu, dia juga bisa nonton youtube atau melakukan panggilan video dengan keluarga dan teman di Tanah Air. Uniknya, buku yang dibaca bukan novel atau komik. "Buku yang saya baca itu buku menu makanan. Hahaha," sebut Fajar.

Partner Fajar di tengah lapangan, Muhammad Rian Ardianto, menyebutkan bahwa pada waktu hari pertama, dia menghabiskan karantina dengan latihan ringan di kamar.

Untuk membunuh kebosanan, dia juga bermain game online dan nonton film lewat saluran netflix. "Di hari berikutnya rasanya tidak terlalu jenuh, karena sudah menjalani latihan dua kali dalam satu hari. Seusai latihan, paling saya hanya sebentar bermain game atau nonton, sisanya untuk makan dan istirahat," cerita Rian.

Baca juga : Tes Usap PCR Di Bangkok, Pebulutangkis Indonesia Berkesan Paling Menegangkan

Pemain tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, selama di Bangkok, dia menyebut tak ubahnya tinggal di asrama Pelatnas Cipayung.

Setelah latihan, dia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar dengan menonton televisi. Apalagi, di saluran televisi di kamarnya, begitu banyak tayangan film bagus.

"Karena kita mendapat dua sesi latihan pagi dan sore hari, setelah itu benar-benar bebas sampai malam. Jadi tidak banyak waktu juga untuk beraktivitas karena harus istirahat. Apa yang saya jalani ini sebetulnya kurang lebih hampir sama seperti di asrama," kata Gregoria.

Baca juga : Hari Kedua, Tim Merah Putih Latihan Teknik Dan Kebugaran

Nonton televisi juga dijalani Melati Daeva Oktavianti. Pemain ganda campuran ini pun mengaku kegiatannya usai berlatih lebih banyak menonton televisi. Apalagi panitia begitu tegas melarang pemain ngobrol atau bergerombol, meskipun hanya di lorong hotel.

"Akhirnya, setelah latihan, kegiatannya lebih banyak di kamar. Paling banyak nonton film di televisi. Ini sudah cukup untuk membunuh kejenuhan," papar Melati, Sabtu (9/1).

Selebihnya, acara makan di kamar adalah yang paling favorit. Secara bergiliran para pemain bertandang ke kamar Rudy. Di sini, Kabid Luar Negeri PBSI ini jadi juru masak bagi para pemain. Kebetulan, sejak dari Jakarta, dia membawa peralatan masak dan begitu banyak logistik makanan cepat saji. Menu bakso, paling banyak dipesan pemain. Rudy pun dengan senang hati memasak sesuai permintaan pemain.

Baca juga : Jelang Leg Asia 2021, Tim Bulutangkis Indonesia Antusias Berlatih Dengan Prokes Ketat

Praveen Jordan, Greysia Polii, Gregoria, dan pemain lain menyukai menu bakso buatan koki dadakan ini. "Saya jadi koki dadakan. Menu bakso paling laris dan dipesan pemain," cerita Rudy. [WUR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.