Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kunjungi Menpora, Perbakin Bahas Kejuaraan Dunia Hingga Pembinaan Atlet

Selasa, 15 Juni 2021 18:53 WIB
Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto. (Foto : Kemenpora)
Menpora Zainudin Amali dan Ketua Umum Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menpora Zainudin Amali menerima Ketua Umum Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto  di ruang kerjanya lantai 10, gedung Kemenpora, Jakarta Pusat, Selasa (15/6) pagi.

Ketum Perbakin didampingi Ketua Harian PB Perbakin, Siswanto, Bendahara PB Perbakin, Mus Mulyadi, Manager, Candi Christian dan tiga atlet Perbakin yang dipersiapkan untuk ikut Olimpiade Tokyo 2021 diantaranya, Vidya Rafika, Audrey Zahra.

Ketum Perbakin melaporkan tentang rencana keterlibatan atlet Indonesia dalam sejumlah event internasional antara lain Kejuraaan Dunia Menembak di Kroasia dan ISSF Grand Prix pistol dan rifle 2021 Sepetember mendatang.

Berita Terkait : Menpora Lepas Atlet Panahan Ke Kejuaraan Hyundai Archery World Cup 2021

Ketua Umum Perbakin, Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto mengatakan dirinya melaporkan sejumlah hal kepada Menpora Amali salah satunya atlet Perbakin meraih perunggu di Kejuaraan Dunia Menembak di India.

"Minggu depan mereka akan bertanding di Kroasia, sambil menyiapkan diri untuk bertanding di Olimpiade. Jadi dia (atlet) kembali dari Kroasia dia akan berangkat ke Olimpiade Tokyo pada bulan depan," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Perbakin Firtian Yudit Swandarta menambahkan SSF Grand Prix pistol dan rifle 2021 Sepetember mendatang adalah sebuah ajang uji coba untuk mempersiapkan Piala Dunia Menembak 20222 dimana Indonesia menjadi tuan rumahnya.

Berita Terkait : Mas Ganjar, Minggir Mbak Puan Mau Lewat

"Sebenarnya ini adalah uji coba kita juga untuk mempersiapkan Piala Dunia, kita dipilih menjadi tuan rumah Piala Dunia tanggal 8 sampai dengan tanggal 18 Februari tahun 2022," katanya.

Menurut dia, kegiatan ini akan menjadi pengalaman yang paling berharga dan pertama untuk Indonesia, khusunya Perbakin karena kemungkinan untuk bisa jadi tumah rumah 10 tahun atau 20 tahun lagi.

"Ini sejarah buat Perbakin, buat Indonesia karena pertama kali Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun 2002," ungkapnya.

Berita Terkait : Pertunjukan Seni Teater Karya Anak Bangsa Ramaikan Holland Festival

Untuk Olimpiade Tokyo 2021, Perbakin menargetkan masuk final untuk cabang olahraga menembak. Dan saya berharap di tahun 2022 nanti Februari itu saya lagi negosiasi agar Februari nanti itu menjadi minimal politik atau untuk menuju olympic Paris 2004 ya mudah-mudahan kami bisa berhasil karena semuanya.

"Jadi Perbakin menargetkan di olimpiade nanti itu adalah masuk di final. Karena di final ini jadi delapan besar. Itu semua atlet yang masuk di delapan besar itu skornya menjadi nol semua dan atlet yang sudah mempersiapkan dirinya dengan mental yang kuat secara teknis maupun secara mental nya itu yang akan bisa menjadi juara di final nanti," ungkapnya. [IPL]