Dark/Light Mode

Olimpiade Tokyo

Hore, Ginting Bawa Pulang Perunggu

Senin, 2 Agustus 2021 18:56 WIB
Pebulutangkis tunggal Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (Foto : NOC)
Pebulutangkis tunggal Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. (Foto : NOC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan wakil Guatemala, Kevin Cordon dengan skor 21-11, 21-13, di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Senin (2/8/2021).

Medali tersebut merupakan yang kedua dari cabang bulutangkis. Beberapa jam sebelumnya, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu merebut medali emas untuk Indonesia.

Baca juga : Pemain Persib Ikut Bangga Greysia/Apriyani Gondol Medali Emas

Di babak semifinal memberi perlawanan keras kepada Viktor Axelsen, Cordon seolah tidak berdaya menghadapi Ginting. Di game pertama, pemain peringkat 56 dunia yang dilatih pelatih asal Solo Muamar Qadafi tak mampu berbuat banyak.

Di awal, Cordon sempat sukses mengungguli Ginting setelah mencetak angka 3-1, Ginting mulai tancap gas dan menyamakan kedudukan di angka 4-4. Ginting kemudian berbalik unggul menjauh tiga angka 7-4.

Baca juga : Raih Medali Emas, Greysia Masih Tak Percaya Jadi Juara Olimpiade

Ginting juga unggul 11-5 di interval gim pertama. Unggul jauh, Ginting terus menggempur. Ia melesat 14-7. Cordon makin  tertekan namun perlahan membalas 10-17. Ginting terus melaju, ia memenangkan gim pertama 21-11.

Pada gim kedua, Ginting yang tampil lebih tenang memimpin dan unggul 3-1. Kesalahan demi kesalahan dari Cordon membuat Ginting makin leluasa, ia menjauh 8-2. Di game kedua, Ginting melancarkan smes-smes keras yang sulit dikembalikan Cordon.

Baca juga : Banjir Bonus Greysia/Apriyani, Rp 5 Miliar Plus-plus

Dari smes-smes inilah, dia mendapatkan banyak poin. Ginting menutup interval gim kedua dengan skor 11-4. Situasi tidak berubah setelah interval gim kedua. Meskipun mencoba mendekati angka yang diperoleh Ginting. Tapi kendali permainan tetap dipegang oleh Ginting dan mamu membungkus gim kedua ini dengan skor 21-13.

Pertandingan tersebut merupakan yang pertama bagi kedua pemain. Sebab, Cordon, yang berumur 34 tahun, lebih banyak berkutat di kompetisi di benua Amerika. Hal itu karena peringkat Cordon tidak bisa menembus kompetisi papan atas dunia. [WUR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.