Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kemenpora Gelar Pekan Olahraga Tradisional Di Babel

Jumat, 22 Oktober 2021 05:31 WIB
Salah satu olahraga tradisional di Babel. (Foto : Kemenpora)
Salah satu olahraga tradisional di Babel. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Potradnas) VIII tahun 2021. Melalui ajang ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora ) mendorong olahraga tadisional bisa lebih dikenal generasi milenial.

“Event olahraga tak hanya Olimpiade, PON, SEA Games. Olahraga ada yang berasal dari budaya bangsa yaitu olahraga tradisional. Ini harus dikenalkan ke generasi milenial", kata Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta, Kamis (21/10).

Berita Terkait : Lima Kali Beruntun, Macan Kemayoran Didaulat Sebagai Klub Profesional Di Asia

Potradnas akan berlangsung pada Jumat (22/10) di pantai wisata Tanjung Pendam. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan olahraga tradisional di Tanah Air. Sebelum Potradnas dibuka, terlebih dahulu dilaksanakan pra-event yang bertajuk Laskar Egrang Challenge.

Laskar Egrang Challenge yaitu berjalan menggunakan egrang secara estafet dengan masing-masing orang menempuh jarak 10 kilometer. Tidak hanya sekadar bermain egrang, peserta Laskar Egrang Challenge ini akan berhenti di desa pada setiap etapenya untuk kemudian mengajak masyarakat bermain permainan tradisional.

Berita Terkait : Kemenpora-PSSI Gelar Kursus Kepelatihan Dirtek Lisensi D

Selain itu, juga dilakukan kegiatan membagikan suvenir untuk masyarakat setempat, serta membuat pojok olahraga tradisional di desa yang disinggahi tersebut. Bupati Belitung Timur Burhanudin menyambut baik kegiatan kegiatan Potradtnas ini.

Dia berharap, Laskar Egrang Chalenge dapat memberikan manfaat baik untuk daerahnya. “Bermain Egrang dapat menguatkan kecerdasan intelektual anak-anak di masa depan,” ujar Burhanudin.

Berita Terkait : Kemenperin Kerek Produktivitas Industri Olahan Susu

Melalui Potradtnas, pemerintah setempat juga ingin menciptakan destinasi wisata buatan dengan permainan atau olahraga tradisional.

“Semoga kegiatan Laskar Egrang Challenge dapat memberikan manfaat dan dampak besar bagi pertumbuhan anak-anak Belitung Timur dan memancing kembali pariwisata di tempat laskar pelangi ini", pungkasnya. [IPL]