Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebelumnya
“Kami tidak boleh berpikir bahwa kami sudah lolos karena kami akan menghadapi Kazakhstan, dibutuhkan tekad dan semua kekuatan kami untuk memenangi laga ini,” kata Deschamps, dilansir Le Parisien.
Deschamps juga enggan menjadikan gelar UEFA Nations League yang baru dimenangkannya sebagai alasan untuk besar kepala. Deschamps mengaku, timnya memiliki banyak kekurangan sehingga Karim Benzema dan kolega kesulitan mengalahkan Belgia dan Spanyol.
Baca juga : Tiba Di Tajikistan, Asnawi Cs Langsung Geber Latihan
Sebagaimana diketahui, Prancis dua kali tertinggal lebih dulu pada semifinal menghadapi Belgia, dan final menghadapi Spanyol. Kesebelasan berjuluk Tim Ayam Jantan itu harus bekerja ektra keras untuk membalikkan kedudukan pada dua laga itu.
“Kami mengalami dua masa sulit. Kami harus memulai dengan baik, awal dan akhir laga sama pentingnya,” ujar Deschamps.
Baca juga : Prancis Juara, Setan Merah Merana
Di Paris nanti, didukung skuad berisikan pemain-pemain seperti Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, hingga Karim Benzema, Les Bleus pasti dituntut untuk bisa meraih hasil yang memuaskan. [JON/NET]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya