Dark/Light Mode

Kemenhut, KLH, dan TNI Teken MoU, Perkuat Kolaborasi untuk Kelestarian Alam

Rabu, 12 Februari 2025 16:47 WIB

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian alam. Kesepakatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas perlindungan lingkungan serta mendukung program rehabilitasi hutan dan lahan di Indonesia.

Acara penandatanganan berlangsung di Kantor Kementerian Kehutanan, Rabu (12/2/2025) dan dihadiri oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Dalam sambutannya, Menhut Raja Juli Antoni menekankan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari semangat kolaborasi lintas institusi demi mencapai tujuan nasional yang telah digariskan Presiden Prabowo Subianto.

"Penandatanganan MoU ini bukan sekadar dokumen, tetapi cerminan semangat kerja bersama. Kita semua, baik di jajaran sipil maupun militer, memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjalankan visi Presiden Prabowo, memastikan lingkungan tetap terjaga, dan menghilangkan sekat birokrasi yang menghambat progres," ujar Menhut.

Lebih lanjut, ia berharap kerja sama ini mampu menanamkan keberanian dan militansi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, sinergi dengan TNI dapat membantu memperkuat perlindungan ekosistem, terutama melalui peran Babinsa di lapangan.

"Saya ingin kerja sama ini melahirkan spirit baru bagi teman-teman di Kemenhut dan KLH. Ada militansi dan disiplin yang bisa kita pelajari dari TNI. Keberanian dan kegigihan mereka harus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menjalankan tugas," tambahnya.

Senada dengan Menhut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya formalitas, tetapi langkah nyata untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Ia menyoroti peran TNI dalam edukasi masyarakat, terutama dalam rehabilitasi lahan dan penyuluhan lingkungan.

"Kami ingin kerja sama ini berlanjut dalam berbagai aspek, tidak hanya rehabilitasi hutan dan lahan, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Jika kita mencintai alam, maka alam juga akan menjaga kita," kata Panglima TNI.

Jenderal Agus juga menekankan bahwa Babinsa di lapangan akan diberikan pelatihan khusus agar bisa menjadi agen perubahan dalam edukasi lingkungan.

"Babinsa baru kami ajarkan cara menanam agar mereka bisa menjadi penyuluh bagi masyarakat. Ini langkah kecil, tetapi dampaknya besar bagi kelestarian alam," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menegaskan bahwa kerja sama ini akan memperkuat strategi nasional dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, pendekatan berbasis kolaborasi sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan di Indonesia.

"MoU ini adalah komitmen bersama. Dengan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan TNI, kita bisa bergerak lebih cepat dalam menjaga lingkungan dan mengembalikan ekosistem yang rusak," pungkas Hanif Faisol.

 

Videografer & Editor:

Hendrawan K Wijaya