Dark/Light Mode

Rotasi Tugas, EMT Kedua BSMI Diberangkatkan ke Gaza

Senin, 14 April 2025 19:43 WIB

Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) resmi memberangkatkan tim medis darurat atau Emergency Medical Team (EMT) kedua ke Gaza, Palestina. Tim ini dijadwalkan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada 15 April 2025 dan akan bertugas selama dua pekan di wilayah terdampak konflik tersebut.

Ketua Tim EMT kedua yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Anggota (MPA) BSMI, Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS, menegaskan bahwa misi ini sepenuhnya bersifat kemanusiaan dan tidak membawa muatan politik.

“Kami tidak membawa senjata, tidak membawa kepentingan politik. Kami hanya membawa satu hal, yakni cinta kasih kemanusiaan,” ujar Prof. Basuki dalam konferensi pers pelepasan tim di Jakarta, Minggu (14/4/2025).

Ia menjelaskan, kondisi kemanusiaan di Gaza saat ini sangat memprihatinkan. Ribuan korban jiwa telah berjatuhan, sementara jutaan lainnya hidup dalam penderitaan tanpa akses layanan kesehatan yang memadai.

“Situasi di lapangan sangat menantang. Akses terbatas, keamanan tidak menentu, dan logistik minim. Namun, tim ini telah dipersiapkan secara menyeluruh, baik fisik, mental, spiritual, maupun teknis, untuk memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Prof. Basuki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberangkatan tim, termasuk masyarakat yang terus mengalirkan donasi dan doa.

“Kami hadir bukan sekadar sebagai tenaga medis, melainkan sebagai perpanjangan tangan rakyat Indonesia dalam menyalurkan harapan bagi mereka yang hidup dalam ketidakpastian,” ujarnya.

Tim EMT kedua akan menggantikan tugas EMT pertama yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 19 April 2025. Tim terdiri dari lima personel, yakni Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS (Spesialis Ortopedi); dr. Prita Kusumaningsih, Sp.OG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi); dr. Nurcholis Hendry Nugraha, Sp.An (Spesialis Anestesi); dr. Harfindo Nismal, Sp.BM (Spesialis Bedah Mulut); dan drg. Muchamad Sarbini Wahid (Dokter Gigi).

“Kami bukan hanya membawa tenaga medis, tetapi juga membawa harapan bagi mereka yang telah lama kehilangan harapan,” kata Prof. Basuki.

 

Videografer & Editor:

Hendrawan K Wijaya